Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Tarif Terbang Domestik Melonjak, Legislator Amati Fenomena Transit Via Malaysia
    DPR

    Tarif Terbang Domestik Melonjak, Legislator Amati Fenomena Transit Via Malaysia

    redaksiBy redaksi22 Mei 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kantor AirNav Indonesia di Kompleks Bandara Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Tangerang, Jumat (22/5/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah menyoroti penyebab lonjakan harga tiket yang dinilai masih sering terjadi tanpa penjelasan yang jelas kepada masyarakat. Menurutnya, meskipun persoalan kenaikan tarif penerbangan belakangan ini terjadi akibat kenaikan harga avtur, namun fenomena kenaikan tersebut sebenarnya sudah kerap terjadi di periode-periode sebelumnya.

    “Harga penerbangan tiket yang melonjak yang kita tidak tahu apa penyebabnya kalau sekarang ini memang karena avtur harga yang naik. Tapi sebelum-sebelumnya juga harga tiket naik. Ini juga yang selalu menjadi pertanyaan,” ujar Musa dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kantor AirNav Indonesia di Kompleks Bandara Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Tangerang, Jumat (22/5/2026).

    Ia menegaskan Komisi V ingin memastikan pemerintah memiliki mekanisme pengawasan yang jelas terhadap batas kenaikan harga tiket pesawat agar masyarakat tidak terus dibebani tarif yang tidak terkendali. “Kami (Komisi V) berharap bisa mengawasi dan pemerintah khususnya pemerintah yang berhubungan bisa melihat berapa sih ambang batas atas kenaikan tiket atau batas bawah kenaikan harga tiket,” lanjutnya.

    Legislator dari daerah pemilihan Sumatera Utara I itu juga menyoroti fenomena masyarakat yang memilih penerbangan transit melalui Malaysia atau Singapura karena tarifnya dinilai lebih murah dibanding penerbangan langsung domestik menuju Sumatera. “Ya kita berulang kali ya, saya khususnya karena dapil di Sumatera Utara mengalami hal yang memang kita lihat penerbangan penuh kita pindah ke jalur. Ngambil internasional terdekat Malaysia-Singapura ternyata lebih murah,” katanya.

    Menurut Musa, kondisi tersebut menjadi ironi karena masyarakat justru harus menggunakan jalur internasional untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Ia mempertanyakan faktor-faktor yang menyebabkan disparitas tarif tersebut, mulai dari biaya ground handling hingga harga avtur di dalam negeri.

    “Ini juga yang kita selalu bertanya, yang belum dapat jawabannya. Apakah ground handling kita beda harga atau karena harga avtur kita memang beda dengan harga tetangga,” ujar politisi partai Golkar tersebut.

    Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan transparansi dalam pengaturan tarif penerbangan agar fluktuasi harga dapat dipahami publik dan tidak menimbulkan keresahan, terutama pada momentum tingginya mobilitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

    “Tapi kalau umum pun ada perbedaan, berapa persen sih seharusnya? Ternyata harga ini kan fluktuasinya. Kita sendiri enggak tahu bagaimana pengaturan harga ini. Kami tetap konsen untuk harga tiket ini bisa terawasin dan bisa betul-betul,” tegasnya.

    Musa juga mengingatkan maskapai penerbangan agar tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan bisnis, melainkan tetap memperhatikan keterjangkauan harga tiket bagi masyarakat. “Maskapai penerbangan ini tidak semata-mata untuk bisnis penerbangan, tapi juga melihat harga tiket ini tidak sesuka hati itu naik harga tiket ini,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 2026

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 20260

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 20260

    Soroti Kerawanan Armuzna, Timwas Haji Minta Mitigasi dan Koordinasi Petugas Diperkuat

    24 Mei 20260

    Libatkan Masyarakat Lokal, Komisi VII Tekankan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Prambanan

    23 Mei 20260

    Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil

    23 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?