Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat
    DPR

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    redaksiBy redaksi4 Mei 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati mengatakan bahwa program bantuan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program yang dibiayai melalui Dana APBN dinilai membantu warga di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses sanitasi.


    “Sanitasi bukan sekadar soal kebersihan, tetapi menyangkut kesehatan, produktivitas, dan masa depan generasi kita. Tanpa sanitasi yang layak, resiko penyakit meningkat dan beban ekonomi masyarakat juga ikut bertambah,” ujarnya dalam kegiatan penyerahan bantuan di Desa Batujai, Ungga, dan Tanak Awuk, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (3/5/2026). 


    Ia menyoroti bahwa masih banyak daerah yang menghadapi persoalan klasik seperti minimnya fasilitas sanitasi, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu program Sanimas tidak boleh dipandang sebagai proyek biasa melainkan sebagai intervensi strategis untuk memutus rantai masalah kesehatan dan kemiskinan.


    Lebih lanjut Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan Dana APBN harus dikawal dengan serius agar tepat sasaran dan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun.


    “Jangan sampai fasilitas sudah dibangun dengan anggaran negara, tetapi tidak dimanfaatkan atau tidak dirawat. Ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegas Legislator Dapil Nusa Tenggara Barat II


    Sari pun mendorong pemerintah daerah dan kelompok masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program melalui edukasi dan penguatan kesadaran kolektif. Dengan sanitasi yang baik, ia berharap angka penyakit berbasis lingkungan dapat ditekan sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif.


    Ia meyakini, penyerahan bantuan Sanimas ini jadi tanda efektivitas APBN tidak hanya diukur dari besarnya angka yang digelontorkan, tetapi dari dampaknya kepada kualitas hidup masyarakat. Dimana memenuhi kebutuhan paling mendasar yaitu sanitasi yang layak bagi semua. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Ada Kelurahan di Jakarta Tanpa SMP-SMA Negeri, Kurniasih Minta PPDB Zonasi Dikaji Ulang

    3 Mei 20260

    Komisi X: Pemerintahan Prabowo Lakukan Revolusi Infrastruktur Pendidikan

    3 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?