Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Sampaikan Belasungkawa, Waka DPR Sari Yuliati Kecam Keras Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
    DPR

    Sampaikan Belasungkawa, Waka DPR Sari Yuliati Kecam Keras Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

    redaksiBy redaksi5 April 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon. Mereka menjadi korban ledakan di Lebanon Selatan yang disebut berasal dari serangan Israel. Sari menegaskan bahwa tindakan keji yang merenggut nyawa prajurit terbaik bangsa harus dikecam keras.

    “Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia,” ujar Sari dalam pernyataannya yang diterima medpolindo.com, di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

    Adapun tiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menambahkan bahwa negara akan selalu hadir menghormati jasa mereka dan memastikan pengorbanan tidak dilupakan.

    Insiden ini menambah daftar korban dari kontingen Indonesia di misi UNIFIL, setelah sebelumnya beberapa prajurit juga tewas akibat serangan di wilayah yang sama. Keluarga para prajurit kini menanti kepastian pemulangan jenazah ke tanah air.

    Rangkaian serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian bermula pada Minggu (29/3/2026). Serangan pertama yang menyasar markas Kontingen Garuda TNI di Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan, mengakibatkan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur dan tiga rekannya cedera. Saat mortar meledak, mendiang Farizal dilaporkan sedang menunaikan shalat di masjid markas.

    Hanya berselang sehari, serangan kedua terjadi pada Senin (30/3/2026) di Bani Hayyan, Lebanon selatan. Tragedi ini menyebabkan Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan Serka (Anumerta) M Nur Ichwan gugur setelah kendaraan logistik yang mereka tumpangi meledak dan rusak parah. Insiden pada misi dukungan suplai tersebut juga melukai dua anggota TNI lainnya.

    Serangan berlanjut pada Jumat (3/4/2026) malam, dengan ledakan di Pos UNIFIL El Adeisse kembali memakan korban. Serangan ketiga dalam sepekan ini mengakibatkan tiga prajurit TNI terluka, dengan dua di antaranya mengalami cedera serius.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 2026

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Jangan Terus Menerus Tambal Sulam JKN BPJS Kesehatan Demi Tutup Defisit Rp2 Triliun

    12 Juni 20260

    Netty Aher: Defisit BPJS Kesehatan Jadi Alarm Serius Benahi Sistem JKN Nasional

    12 Juni 20260

    Irma Suryani: Jangan Abaikan Hak Pesangon 700 Pekerja Papua

    12 Juni 20260

    DPR RI Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

    12 Juni 20260

    Soroti Klaim BPJS Kesehatan, Heru Tjahjono : Ini Bukan Hanya Soal Angka

    11 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?