Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Legislator ke Pertamina: Wanti-wanti Soal Mafia Migas
    DPR

    Legislator ke Pertamina: Wanti-wanti Soal Mafia Migas

    redaksiBy redaksi11 Maret 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi VI Darmadi Durianto menyebut belum mendengar gerakan apa pun yang dilakukan PT Pertamina dari kasus dugaan korupsi kepada perusahaan pelat merah itu. Ia malah mencurigai perusahaan migas milik negara itu berpotensi jadi sarang mafia. 

    Pernyataan itu dilontarkan pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI dengan PT Pertamina pada Selasa (11/3/2025). Hal inilah yang menyebabkan Darmadi mewanti-wanti Simon Aloysius Mantiri saat ditunjuk menjadi Direktur PT Pertamina Persero.

    “Saya waktu pertama sudah ngomong, bapak masuk ke sarang mafia. Dulu saat Riva masih di Patra saya juga sering serang dia di RDP soal gas, saya Pertanyakan itu di dalamnya ada mafia gas,” ucap Darmadi. 

    Maka kata Darmadi, dirinya paham betul bahwa Dirut Pertamina saat ini Simon Aloysius Mantiri tidak bisa diminta pertanggungjawaban sepenuhnya atas kasus korupsi yang terjadi di tahun 2018 hingga 2023. 

    Hal itu lantaran korupsi tersebut terjadi saat Simon belum menjabat sebagai Dirut Pertamina. Namun kata Darmadi, yang menjadi catatan dari kasus ini Simon harus membuat gerakan dalam membenahi Pertamina. 

    Sebagai informasi Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan disorot lantaran ditangkap Kejaksaan Agung karena mengoplos bahan bakar minyak (BBM) RON 92 dengan RON 90.

    Menurut Jampidsus Kejaksaan Agung, Direktur PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan sengaja membeli minyak mentah RON 90 atau setara Pertalite, yang kemudian dioplos sedemikian rupa sehingga menjadi RON 92 atau setara Pertamax.

    Akibat perbuatan tersangka, negara diperkirakan merugi sampai hampir Rp 1.000 triliun. Kejahatan tersebut kemudian membuat masyarakat meradang lantaran peristiwa pengoplosan diduga terjadi dari tahun 2018 hingga 2023. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260

    Amelia Anggraini: Harus Antisipasi Dampak Geopolitik Penutupan Selat Hormuz

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?