Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Bertemu Dubes, GKSB Kazakhstan-RI Jajaki Kerja Sama Haji
    DPR

    Bertemu Dubes, GKSB Kazakhstan-RI Jajaki Kerja Sama Haji

    redaksiBy redaksi24 Februari 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Kazakhstan DPR RI Muhammad Husni bersama I Wayan Sudirta bertemu dengan Dubes Kazakhstan untuk Indonesia H.E Serzhan Abdykarimov, pada Senin (24/2/2025). Pertemuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hubungan baik dan kerja sama di berbagai sektor yang selama ini terjalin antar dua negara. 


    Husni merinci, setidaknya beberapa sektor perlu peningkatan kerja sama. Misalnya di sektor pariwisata, dimana Kazakhstan berharap adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke Kazakhstan dan sebaliknya. Peningkatan kerja sama ini, menurutnya tak hanya menggiatkan sektor pariwisata namun juga sektor ekonomi dan perdagangan.


    “Kita melihat hubungan peningkatan ekonomi kita dan Kazakhstan itu sangat penting sekali. Terutama tadi kan sudah disampaikan Kazakhstan itu negara yang sangat luas sekali nomor 9 terluas di dunia, kita nomor 14. Di situ (Kazakhstan) banyak peternakan produk halal dan lain sebagainya yang kita (masih) kurang, kita bisa beli dari mereka dan kita juga bisa mengirim produk-produk kita ke sana,” kata Husni kepada Parlementaria, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2025).


    Selain itu, Husni menjelaskan dalam waktu dekat, Parlemen Indonesia akan mengunjungi Kazakhstan untuk menjajaki kerja sama terkait dengan kuota Haji. Kazakhstan sendiri merupakan salah satu negara di Asia Tengah yang memiliki banyak kuota Haji tak terpakai. Oleh sebab itu, Indonesia akan mencoba menjajaki kemungkinan kuota tersebut diambil alih Indonesia.


    “Alhamdulillah kami Komisi VIII, (bulan) April akan berkunjung ke Kazakhstan dalam rangka penyusunan rancangan undang-undang masalah haji yang kami tahu bahwa salah satu negara-negara Asia Tengah mereka tidak pernah kuota hajinya sampai full sedang kita itu menunggu sampai 50 tahun. Nah, jadi itulah yang kalau mereka tidak full, kita bisa ambil alih mungkin kalau selama ini kan lewat Kerajaan Arab Saudi, nanti kedepannya ya coba kita lihat,” jelas Husni.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PT TASPEN, THR Pensiun 2026 Pecah Rekor

    6 Maret 20260

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?