Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Sisir Anggaran Pendidikan, Pastikan Alokasi 20% Tepat Sasaran
    DPR

    Sisir Anggaran Pendidikan, Pastikan Alokasi 20% Tepat Sasaran

    redaksiBy redaksi21 Februari 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, menyoroti alokasi anggaran pendidikan dalam APBN,  belum sepenuhnya dikelola secara optimal oleh kementerian yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di bidang pendidikan.

    “Kita melihat bahwa alokasi anggaran pembiayaan pendidikan kita masih belum maksimal untuk perguruan tinggi di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) maupun di bawah Kementerian Agama,” ujar Ledia, di UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/2/2025).

    Ia menjelaskan, berdasarkan amanat konstitusi, anggaran pendidikan harus dialokasikan sebesar 20% dari APBN. Namun, realisasinya masih menyebar ke berbagai kementerian dan lembaga lain yang tidak memiliki tupoksi utama di bidang pendidikan.

    “Komisi X DPR RI saat ini sedang menyisir kembali apakah benar 20% anggaran telah digunakan sepenuhnya untuk fungsi pendidikan. Faktanya, sebagian besar dana tersebut masih tersebar di kementerian dan lembaga lain yang bukan tupoksi utama pendidikan,” jelasnya.

    Ledia menegaskan bahwa efisiensi anggaran pendidikan tidak boleh mengurangi porsi 20% yang sudah ditetapkan. Oleh karena itu, pihaknya akan memastikan agar alokasi anggaran dapat digunakan secara tepat guna dan fokus pada sektor pendidikan dasar, menengah, serta pendidikan tinggi.

    “Pendidikan dasar dan menengah sangat penting, begitu juga dengan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, kami di Komisi X sedang merapikan kembali alokasi anggaran agar tepat sasaran,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PT TASPEN, THR Pensiun 2026 Pecah Rekor

    6 Maret 20260

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?