Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Terima Dubes Yordania, Komisi I Bahas Pekerja Migran hingga Gencatan Senjata di Gaza
    DPR

    Terima Dubes Yordania, Komisi I Bahas Pekerja Migran hingga Gencatan Senjata di Gaza

    redaksiBy redaksi20 Januari 202522 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto,/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi I DPR RI menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Duta Besar Yordania, Sudqi Al Omoush, di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025). Dalam pertemuan ini, Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan bahwa diskusi mencakup berbagai isu bilateral, mulai dari nasib pekerja migran Indonesia di Yordania hingga pandangan terkait gencatan senjata di Gaza, Palestina.

    “Anggota Komisi I DPR banyak menanyakan tentang hubungan bilateral, khususnya terkait pekerja migran Indonesia di Yordania, termasuk akses mereka terhadap layanan kesehatan dan bantuan hukum. Duta Besar Sudqi Al Omoush menjelaskan bahwa hukum perburuhan di Yordania memberikan perlakuan yang setara, baik kepada warga negara Yordania maupun pekerja asing,” ujar Utut usai pertemuan.

    Legislator dari Dapil Jawa Tengah VII ini juga menyoroti potensi kerja sama yang dapat dikembangkan kedua negara, khususnya di bidang tenaga kerja migran dan pendidikan.

    “Tadi kami sepakat untuk meninjau kembali MoU-MoU yang belum terlaksana, guna mengidentifikasi hambatan yang ada. Kedua, kami memastikan bahwa pekerja migran Indonesia mendapatkan jaminan. Ketiga, Yordania juga membuka peluang bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di sana, mengingat sistem pendidikan mereka termasuk yang terbaik di dunia internasional,” jelasnya.

    Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas pandangan politik kedua negara terkait gencatan senjata di Gaza, Palestina. Utut menegaskan bahwa Yordania dan Indonesia memiliki pandangan politik yang serupa, yaitu mendukung penuh perjuangan Palestina.

    “Dalam pertemuan ini, kami menemukan dua poin utama. Pertama, kesamaan pandangan mengenai Palestina, di mana semua negara harus berperan aktif. Kedua, kami berencana untuk mengunjungi Yordania, mengingat posisinya yang strategis berbatasan langsung dengan Israel, namun relatif aman dari serangan. Kita perlu belajar dari sikap kenegarawanan Raja Abdullah II bin Al-Hussein,” tutup politisi PDI-Perjuangan tersebut.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?