Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Darurat! Papua Kekurangan Guru, Pemerintah Harus Segera Hadirkan Pemerataan Pendidikan
    DPR

    Darurat! Papua Kekurangan Guru, Pemerintah Harus Segera Hadirkan Pemerataan Pendidikan

    redaksiBy redaksi10 Desember 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana menyoroti kurangnya tenaga pengajar di sekolah-sekolah Papua. Legislator Dapil Banten I ini pun meminta pemerintah segera penuhi kebutuhan guru ini, guna menghadirkan pendidikan yang merata di tanah Papua.

    “Banyak sekolah-sekolah swasta justru kekurangan guru, sementara juga yang di negeri itu mereka juga menghadapi kekurangan. Saya pikir pemerintah harus segera melakukan rekrutmen terhadap tenaga-tenaga pengajar, dan yang terpenting lagi dari rekrutmen ini adalah pemerataan dari tenaga pengajar itu sendiri,” kata Bonnie pada medpolindo.com di Kantor Gubernur Jayapura usai Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Jayapura, Papua, Senin (9/12/2024).

    Pemerataan ini penting, kata Bonnie, mengingat letak geografis Papua yang dikelilingi pegunungan dan lembah. Sehingga, jika guru tidak merata di sekolah-sekolah, para siswa akan kesulitan untuk menuju akses pendidikan dan membuat partisipasi pendidikan menjadi rendah. “Ada beberapa daerah yang malah kemudian sekolahnya gak ada guru sama sekali,” sambungnya.

    Lebih lanjut, menurut Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini, Papua tidak boleh lagi  ditempatkan sebagai ‘dapurnya’ Indonesia, tapi harus di depan. Karena Papua, sambung Bonnie, adalah wajah Indonesia ke dunia khususnya di wilayah pasifik.

    “Sehingga apapun yang dilakukan oleh pemerintah harus memberikan penanganan yang cukup khusus, misal alokasi dari KIP untuk mahasiswa mestinya juga lebih banyak, kemudian rekrutmen terhadap guru-guru juga harus lebih ditingkatkan lagi di Papua ini untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar,” pungkasnya. 

    DPR RI Indonesia KIP
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?