Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Muslim Ayub Desak Ketegasan Proses Hukum dalam Insiden Penembakan Pelajar di Semarang
    DPR

    Muslim Ayub Desak Ketegasan Proses Hukum dalam Insiden Penembakan Pelajar di Semarang

    redaksiBy redaksi6 Desember 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi XII DPR RI Muslim Ayub. Foto/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

     Insiden ditembaknya pelajar SMK 4 di Semarang yang melibatkan aparat kepolisian mendapat perhatian serius dari dari berbagai pihak. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XII DPR RI Muslim Ayub menegaskan pentingnya penegakan hukum yang transparan dan adil.

    “Apapun yang menyangkut penembakan, baik disengaja maupun tidak, harus diproses secara hukum, terutama jika dilakukan oleh aparat penegak hukum,” ujar Ayub saat diwawancarai medpolindo.com, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

    Ia menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan seorang pelajar, sehingga penyelidikan mendalam dan objektif sangat diperlukan. Politisi Fraksi Partai NasDem ini juga menyatakan keyakinannya bahwa pihak kepolisian akan bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus ini.

    “Polisi pasti akan melakukan tugasnya dengan baik. Saya percaya bahwa oknum yang bertanggung jawab akan segera diproses secara hukum,” tegasnya.

    Dari perspektif hukum dan HAM, Ayub menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, terlebih jika hak asasi manusia dilanggar. Menurutnya, insiden ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan akuntabilitas aparat penegak hukum.

    Komisi XIII yang salah satunya membidangi persoalan HAM mendesak agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan hasilnya diumumkan ke publik. Penanganan yang adil, kata Ayub, akan menjadi bentuk penghormatan terhadap prinsip hukum dan perlindungan HAM, terutama bagi korban yang berstatus pelajar.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi insiden tersebut. Ia berharap agar keadilan segera ditegakkan, sekaligus menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam menjaga etika dan profesionalisme penegakan hukum.

    DPR RI HAM Indonesia Muslim Ayub
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    GoTo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja

    28 Januari 20264

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?