Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Cheroline Chrisye Makalew Dorong Freeport Indonesia Beri Kuota Khusus Tenaga Kerja Asli Papua
    DPR

    Cheroline Chrisye Makalew Dorong Freeport Indonesia Beri Kuota Khusus Tenaga Kerja Asli Papua

    redaksiBy redaksi16 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, S.P./Int
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, S.P., mendorong PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk memberikan kuota khusus bagi tenaga kerja asli Papua. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap putra-putri Papua yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi, namun masih menghadapi kesulitan mendapatkan pekerjaan.

    “Saya meminta kuota khusus untuk saudara-saudara kami dari Papua, terutama mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi di luar Papua, namun belum mendapatkan pekerjaan. Sebagai daerah penghasil sumber daya mineral, Papua berhak mendapatkan perhatian lebih dalam rekrutmen tenaga kerja,” ujar Cheroline usai pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi XII DPR RI di Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur, Jumat (15/11/2024).

    PTFI mencatat bahwa pada masa puncak konstruksi, perusahaan mempekerjakan hingga 22.000 tenaga kerja. Saat ini, di masa operasional, jumlah tenaga kerja aktif mencapai 1.474 orang, dengan distribusi 44% berasal dari Gresik, 30% dari wilayah Jawa Timur di luar Gresik, 24% dari wilayah Indonesia lainnya, dan 2% expatriat.

    Cheroline menyoroti pentingnya penambahan kuota khusus untuk tenaga kerja asli Papua di fasilitas operasional PT Freeport, termasuk di Gresik. “Meski sudah ada kuota untuk tenaga kerja Papua, kami meminta agar jumlah tersebut ditingkatkan, khususnya di Gresik. Kami berharap PTFI dapat lebih banyak merekrut putra-putri asli Papua,” tegas legislator dari Dapil Papua Barat.

    Ia juga menegaskan bahwa prioritas rekrutmen perlu diberikan kepada orang asli Papua yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk kelayakan pendidikan dan kemampuan. “Kami meminta PT Freeport memprioritaskan tenaga kerja asli Papua, yang hitam kulitnya, keriting rambutnya, dan sudah menyelesaikan pendidikan, untuk bisa bergabung di perusahaan ini,” tutupnya. 

    Cheroline Chrisye Makalew DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?