Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Butuh Riset dan Pengembangan Agar Investor Asing Dapat Berinvestasi di PT KIM
    DPR

    Butuh Riset dan Pengembangan Agar Investor Asing Dapat Berinvestasi di PT KIM

    redaksiBy redaksi16 November 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi mengatakan PT Kawasan Industri Medan (KIM) harus melakukan Riset dan Pengembangan (research and development) untuk menarik  investor asing agar menanamkan modalnya di Indonesia. Oleh karenanya, harus ada upaya yang masif dan maksimal agar investor asing dapat berinvestasi.

    “Upaya dari KIM belum maksimal melakukan inovasi, terbukti dari data yang diberikan baru, 32 foreign direct investment dari ratusan yang ada di domestik,” ungkap Erna sari Dewi kepada medpolindo.com usai pertemuan Komisi VII DPR RI dengan Dirut PT KIM beserta jajaran, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2024).

    Erna Sari Dewi menerangkan, agar investor asing mau berinvestasi, maka harus memperkenalkan keuntungan yang didapatkan investor asing. Salah satunya melalui pameran internasional dan tentunya harus ada support dari pemerintah

    “PT KIM maupun pemerintah harus berkolaborasi untuk bisa meraih pasar internasional untuk menanamkan investasinya di sini. Pemerintau memberikan relaksasi pada pajaknya dan  insentif fiskal,” terang Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

    Diketahui, Kawasan Industri Medan masih menghadapi beberapa tantangan yang dapat mempengaruhi kinerja dan keberlanjutannya. Beberapa tantangan dan permasalahan yang dihadapi yaitu seperti permasalahan infrastruktur yang belum cukup memadai.

    Erna menambahkan kalau di internal KIM masih bermasalah bagaimana bisa menarik investor luar berinvestasi. Hal itu dilihat penanganan terhadap limbah dan  penerapan teknologi juga masih sangat lambat. “Harus do something untuk menghidupkan kawasan ini agar bisa mendatangkan investor ke sini, makanya harus punya research and development,” pungkas Erna.

    DPR RI Erna Sari Dewi Indonesia PT Kawasan Industri Medan (KIM)
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260

    Ada Kelurahan di Jakarta Tanpa SMP-SMA Negeri, Kurniasih Minta PPDB Zonasi Dikaji Ulang

    3 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?