Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pemalsuan TNKB Anggota DPR Marak, MKD Minta Kepolisian Tingkatkan Pengawasan
    DPR

    Pemalsuan TNKB Anggota DPR Marak, MKD Minta Kepolisian Tingkatkan Pengawasan

    redaksiBy redaksi13 November 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Imron Amin, mengimbau Kepolisian Resor Metro Depok untuk menanggapi dengan serius maraknya pemalsuan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang mengatasnamakan anggota DPR. Legislator Dapil Jatim XI ini menekankan pentingnya kerja sama antara DPR dan kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan identitas anggota dewan.

    “Kami sudah meminta pihak kepolisian untuk menindaklanjuti segala bentuk pemalsuan TNKB yang terkait dengan anggota DPR. Kami juga memperkenalkan desain TNKB baru agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujar Imron saat memimpin Kunjungan Kerja MKD DPR RI ke Polres Metro Depok, Jawa Barat, Rabu (13/11/2024).

    Imron menjelaskan bahwa adanya penambahan jumlah anggota DPR dari 575 menjadi 580 orang membuat pembaruan desain TNKB menjadi penting agar lebih mudah dikenali. Ia menilai bahwa kasus-kasus pemalsuan TNKB yang terjadi belakangan ini berpotensi merusak citra lembaga legislatif.

    “Dengan adanya TNKB baru, kami berharap kepolisian dapat lebih mudah mengidentifikasi kendaraan yang benar-benar milik anggota DPR. Kami ingin menghindari kesalahpahaman di lapangan,” tambahnya.

    Politisi Fraksi Partai Gerindra ini mengapresiasi sikap proaktif Polres Metro Depok dalam menangani masalah tersebut dan berharap kerja sama yang terjalin dapat mencegah kasus pemalsuan lebih lanjut. Menurutnya, pemalsuan TNKB berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

    MKD DPR RI berkomitmen untuk memastikan bahwa semua anggota dewan menggunakan TNKB yang sah dan sesuai dengan peraturan yang berlaku demi menjaga integritas lembaga legislatif.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260

    Ada Kelurahan di Jakarta Tanpa SMP-SMA Negeri, Kurniasih Minta PPDB Zonasi Dikaji Ulang

    3 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?