Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pentingnya Pendidikan kepada Pedagang terkait Penggunaan Bahan Kimia Makanan
    DPR

    Pentingnya Pendidikan kepada Pedagang terkait Penggunaan Bahan Kimia Makanan

    redaksiBy redaksi8 November 202462 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IX DPR RI Alifudin bersama Tim Kunspek Komisi IX DPR,/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI melakukan peninjauan ke Pasar Poris, Tangerang, Banten. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IX DPR RI Alifudin menekankan pentingnya pendidikan kepada pedagang dan juga produsen makanan tentang bahaya makanan menggunakan bahan kimia.

    “Pentingnya pendidikan terhadap pedagang dan produsen pangan mengenai bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya dalam produk makanan. Kami ingin masyarakat dan pelaku usaha lebih sadar akan pentingnya keamanan pangan. Untuk itu, kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi yang lebih masif,” ucap Alifudin kepada medpolindo.com usai meninjau Pasar Poris, Kota Tangerang, Banten, Kamis (07/11/2024).

    Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini saat meninjau, masih terdapat bahan makanan berbahaya yang di jual oleh pedagang, ia menegaskan akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan(BPOM), Dinas Kesehatan, dan instansi terkait untuk tegas dalam temuan ini.

    “Pemerintah, terutama pihak terkait harus bertindak tegas dalam hal ini. Kami sangat prihatin dengan temuan di lapangan. Penggunaan bahan berbahaya seperti formalin dan pewarna tekstil dalam bahan pangan jelas merugikan masyarakat dan dapat membahayakan kesehatan konsumen, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya,” ujar Politisi Dapil Kalimantan Barat I.

    Alifudin menambahkan akan ada tindakan tegas terhadap oknum – oknum yang masih menjual makanan berbahaya.”Kami akan memastikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terbukti mencampurkan bahan pangan dengan zat berbahaya. Pihak terkait juga harus lebih extra dalam pengawasan di pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia,” tutupnya. 

    Alifudin BPOM DPR RI
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Ketergantungan Impor, Komisi IV Akselerasikan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan

    13 April 2026

    Amelia Anggraini Dorong Sanksi Keras untuk Israel Usai Insiden TNI di Lebanon

    13 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Ketergantungan Impor, Komisi IV Akselerasikan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan

    13 April 20260

    Amelia Anggraini Dorong Sanksi Keras untuk Israel Usai Insiden TNI di Lebanon

    13 April 20260

    Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer yang Lama Mengabdi Harus Dipercepat

    13 April 20260

    Lembaga Pembiayaan Diminta Fokus Tangkap Peluang Pasar UMKM

    12 April 20260

    Merespons Usulan Kenaikan BBM, APBN Kokoh Berikan Subsidi dan Jadi Shock Absorber

    12 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?