Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Arif Rahman Dukung Kenaikan Pagu Anggaran KKP
    DPR

    Arif Rahman Dukung Kenaikan Pagu Anggaran KKP

    redaksiBy redaksi6 November 202452 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman mendukung kenaikan pagu anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Menurutnya, kenaikan pagu anggaran itu menjadi penting jika melihat kompleksitas permasalahan yang dialami oleh KKP.

    “Pertama, memang kalau kita lihat yang pasti kemudian KKP tidak bisa berbuat apa-apa. Dari yang saya baca mengenai Pagu anggaran ini dia sangat minim menurut saya,” ujar Arif dalam Raker Komisi IV DPR RI dengan KKP di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024)

    Ia menilai, KKP ini seharusnya menjadi sektor prioritas negara ini, terlebih Indonesia juga merupakan negara maritim. “Karena pertanian faktor prioritas, KKP pun ini sektor prioritas dan problem-problem di lapangan juga sangat banyak sekali mungkin juga karena keterbatasan anggaran yang ada,” lanjutnya.

    Ia mencontohkan, pelelangan ikan yang diselenggarakan KKP di dapilnya, Banten I, dinilai bermasalah. Pasalnya, hasil dari pelelangan ikan tersebut baru bisa cair dan diterima masyarakat sekitar tiga hingga lima hari kemudian.

    “Nah nelayan ini kan dia berlayar dua tiga hari di laut, pas pulang pengen mendapatkan uang cash untuk hidup diam tetapi ternyata di pelelangan ini dihutangi. Makanya banyak sekali akhirnya nelayan-nelayan kecil ini tidak menjual ke pelelangan,” terang politisi Fraksi NasDem ini

    Arif berharap, hal itu bisa menjadi perhatian bagi KKP sehingga dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan para nelayan. “Karena benar bahwa nelayan kita ini termasuk kategori miskin. Nah, ini harus menjadi perhatian kita,” jelasnya

    Di samping itu, ia pun menyoroti terkait zona penangkapan ikan. Menurutnya hal itu perlu dipertegas sehingga nelayan tidak mengalami masalah seperti menangkap ikan di luar batas, terutama daerah yang berbatasan dengan negara lain.

    “Nah ini bagaimana juga harus dipertegas kebijakan KKP agar nelayan nelayan kita tetap bisa melaut dan bisa mendapatkan nafkah untuk hidupnya,” pungkasnya. 

    Arif Rahman DPR RI kkp
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?