Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Diah Nurwitasari: Transisi Energi Membutuhkan Kesungguhan Semua Pihak
    DPR

    Diah Nurwitasari: Transisi Energi Membutuhkan Kesungguhan Semua Pihak

    redaksiBy redaksi16 Juli 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    PLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik yang sudah sangat lama beroperasi yang berlokasi di Jawa Timur. PLTU yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1999 ini menjadi pembangkit listrik yang menjadi salah satu penyumbang energi listrik terbesar di Pulau Jawa dan Bali.

    Menanggapi hal tersebut, Anggota KomisI VII DPR RI menyoroti terkait upaya transisi energi yang dilakukan oleh PLN Paiton tersebut. Diah sempat mempertanyakan peta jalan (roadmap) dari PLN dalam menurunkan tingkat emisi sesuai dengan ketentuan Paris Agreement yang telah ditandatangani oleh Pemerintah. Ia juga menegaskan, harus ada kesungguhan dari semua pihak untuk betul-betul melakukan transisi energi ini.

    “Kita sekarang bicara transisi energi. Tentunya sebagai pembangkit yang sudah sangat lama ini pasti dahulu masih tergantung pada energi fosil. Jadi saya mencari-cari data, sebetulnya roadmapnya seperti apa. Banyak Pencapaian memang yang sudah diraih oleh Paiton, khususnya upaya-upaya untuk menggunakan energi terbarukan seperti dengan Co-firing, Green Hydogren Plant (GHP) dan lain-lain, sebagai usaha untuk menurunkan emisi dan mulai beralih kepada energi terbarukan,” tutur Diah dalam Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VII di Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/7/2024).


    “Jangan melihat proses transisi energi hanya sebagai program aksi, tetapi transisi energi ini kita harus melihatnya sebagai sebuah sustainability”

    Meski demikian, sambung Diah, Komisi VII DPR tetap mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh PLN Paiton tersebut. Ia sekadar memastikan keseriusan PLTU Paiton dalam melakukan transisi energi, sehingga tahapan beserta targetnya pun harus diketahui secara jelas.

    “Kalau terobosan yang dilakukan Paiton, saya melihatnya positif. Bagus terobosannya. Sebuah inovasi tentu mempunyai banyak konsekuensi, antara lain ketika kita menggunakan Co-firing dengan biomassa ini, kita juga melihat tanamannya apa. Kalau kayu maka kayunya dari mana. Apakah nanti berpotensi terjadi deforestasi di tempat lain. Jangan sampai kita ingin menyelamatkan lingkungan di satu sisi, tetapi merusak lingkungan di sisi yang lain,” tegas Politisi Fraksi PKS ini.

    Karena itu, ia menegaskan inovasi tersebut harus terukur dengan benar. Penelitian yang terkait dengan inovasi tersebut sudah banyak dan mungkin sudah terkawal dengan baik.

    “Harus ada kesungguhan dari semua pihak untuk betul-betul melakukan transisi energi ini. Jangan melihat proses transisi energi hanya sebagai program aksi, tetapi transisi energi ini kita harus melihatnya sebagai sebuah sustainability, yakni sesuatu yang berlangsung dan berkelanjutan untuk lingkungan hidup dan untuk kepentingan manusia itu sendiri,” ujarnya.

    Ia mengatakan, kesungguhan yang dimaksud itu diwujudkan dengan sebuah perencanaan yang baik dan memiliki daya dukung. “Daya dukung dimaksud adalah seperti kebijakan anggaran yang memadai untuk dilakukannya transisi energi,” pungkasnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?