Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Tekan Kecelakaan Transportasi, Hamka B. Kady Soroti Kualitas SDM dan Simulator
    DPR

    Tekan Kecelakaan Transportasi, Hamka B. Kady Soroti Kualitas SDM dan Simulator

    redaksiBy redaksi3 Oktober 202603 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke PTDI-STTD, Bekasi, Jumat (2/10/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady menegaskan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan vokasi perhubungan, baik darat, laut, maupun udara, sebagai salah satu upaya menekan angka kecelakaan transportasi nasional. Hal ini disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD), Bekasi.

    “Yang menjadi target kita sebenarnya adalah mengurangi kecelakaan, baik udara, laut, maupun darat. Darat ini, kalau kita memperhatikan, banyak juga kecelakaan yang sifatnya fatal,” ujar Hamka di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).

    Legislator yang turut duduk di Badan Anggaran DPR RI ini menyoroti bahwa persoalan kecelakaan transportasi darat tidak hanya disebabkan oleh faktor pengemudi, tetapi juga kondisi infrastruktur jalan. Ia menyebut Komisi V DPR RI bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menyepakati pembenahan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol agar dapat dimaksimalkan pelaksanaannya.

    Ia turut menyinggung kasus kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang sampai saat ini berujung pada proses hukum terhadap masinis yang berstatus terdakwa, sebagai salah satu bukti pentingnya kualitas SDM yang benar-benar terlatih. “Kita harus memikirkan sumber daya manusia kita itu harus benar-benar kita latih, apakah itu seorang pengajar atau operator. Kalau tidak, ini akan terjadi asal jadi saja,” tegasnya.

    Hamka mengapresiasi keberadaan sekolah vokasi di bawah Kementerian Perhubungan yang mencakup matra udara, laut, dan darat, termasuk pendidikan operator forklift yang menurutnya turut berperan penting dalam kegiatan di pelabuhan. Ia berharap seluruh peserta didik yang dididik di sekolah-sekolah vokasi tersebut dapat benar-benar kompeten di bidangnya, sehingga tingkat kecelakaan transportasi dapat ditekan.

    Lebih lanjut, ia menyoroti kebutuhan pembaruan teknologi pada simulator pendidikan vokasi di seluruh matra transportasi, baik darat, laut, maupun udara, yang menurutnya sudah waktunya diperbarui, termasuk kebutuhan penggantian chip pada simulator penerbangan agar sesuai dengan sistem penerbangan terbaru. Namun, ia mengakui persoalan pembiayaan menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan tersebut.

    “Anggaran Republik ini tahun ini saja Rp4.100 triliun, Kementerian Perhubungan hanya mendapat sekitar Rp 32 triliun, itu pun ditambah Rp4 triliun saja, sehingga bisalah bergerak sedikit,” ungkapnya.

    Atas keterbatasan tersebut, Hamka mengusulkan Komisi V DPR RI bersama jajaran Kementerian Perhubungan melakukan exercise atau kajian bersama jauh-jauh hari sebelum penyusunan anggaran Tahun 2028, agar kebutuhan anggaran sektor pendidikan vokasi, baik dari sisi peningkatan kualitas maupun sarana-prasarana, dapat disusun berdasarkan reasoning ilmiah dan fakta di lapangan.

    “Ayo kita diskusi semua, betul-betul, sehingga kita bisa bayangkan seperti apa kebutuhan anggaran di sektor pendidikan vokasi. Kita harus bedakan dari sisi peningkatan kualitas dan dari sisi sarana dan prasarana pendidikan itu sendiri,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Sambut Masa Reses, DPR Pastikan Kebijakan Negara Berikan Manfaat bagi Rakyat

    8 Oktober 2026

    Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana

    7 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Sambut Masa Reses, DPR Pastikan Kebijakan Negara Berikan Manfaat bagi Rakyat

    8 Oktober 20260

    Rokhmat Ardiyan: RUU Perubahan Iklim Jadi Instrumen Lindungi Rakyat dari Bencana

    7 Oktober 20260

    Perkuat Dukungan bagi Daerah Terdampak Bencana

    7 Oktober 20260

    Puteri Komarudin Dorong BPK Perkuat Pemeriksaan di Era AI

    7 Oktober 20260

    Charles Meikyansyah: Penguatan BPK Jangan Hambat Penegakan Hukum

    6 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?