Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi V Dukung Tambah Anggaran Basarnas Demi Tingkatkan Kapasitas Misi Penyelamatan
    DPR

    Komisi V Dukung Tambah Anggaran Basarnas Demi Tingkatkan Kapasitas Misi Penyelamatan

    redaksiBy redaksi26 September 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi V DPR RI mendukung upaya pemerintah menambah anggaran Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memperkuat kapasitas pencarian dan pertolongan, terutama saat menghadapi kondisi darurat dan bencana yang sulit diprediksi. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras mengatakan kebijakan ini tidak hanya untuk menunjang operasional Basarnas, tetapi juga memenuhi kebutuhan peralatan pencarian dan pertolongan.

    Menurutnya, kelengkapan, kelayakan, sekaligus kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting demi memastikan misi penyelamatan berjalan optimal.

    “Kita sangat mendukung bagaimana agar Basarnas bisa mendapatkan penambahan anggaran. Kita memahami bahwa saat ini kita tidak dapat mengetahui berapa kebutuhan atau berapa kejadian yang harus menggunakan Basarnas, terutama bencana-bencana yang selama ini tidak pernah kita kira kapan datangnya dan di mana kejadiannya,” ujar Andi Iwan kepada medpolindo.com di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

    Ia menilai keterbatasan peralatan bisa memengaruhi kemampuan Basarnas dalam merespons situasi darurat secara cepat. Karena itu, penguatan sarana seperti helikopter, kapal pencarian dan pertolongan, serta teknologi pendukung perlu menjadi perhatian dalam pengalokasian anggaran.

    “Dukungan anggaran untuk Basarnas ini sangat dibutuhkan, bukan saja untuk operasional mereka, tetapi juga kebutuhan peralatan, terutama peralatan untuk rescue dan pencarian. Kalau ada keterbatasan peralatan, tentu akan membuat Basarnas tidak memiliki kemampuan yang maksimal dalam melakukan tugas utamanya, yaitu pencarian dan pertolongan,” katanya.

    Andi Iwan juga mengatakan, Komisi V DPR RI selama beberapa tahun terakhir telah memberikan dukungan terhadap penguatan anggaran Basarnas. Namun, ia menyebut kebutuhan operasional hingga akhir tahun 2026 masih perlu diperhatikan, sekaligus mendorong peningkatan anggaran pada tahun 2027.

    “Keinginan Presiden untuk menambahkan anggaran ini sangat kami dukung. Untuk tahun 2026, kita mengetahui bahwa anggaran Basarnas juga sudah tidak mencukupi. Sementara masih ada beberapa bulan untuk tahun 2026 ini,”paparnya.

    Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini berharap Kementerian Keuangan dapat mengalokasikan tambahan anggaran bagi Basarnas hingga akhir tahun 2026 dan meningkatkan alokasi pada tahun 2027, khususnya untuk pemenuhan peralatan teknis.

    Baginya, penguatan anggaran dan peralatan sangat penting karena operasi pencarian dan pertolongan berpacu dengan waktu atau golden time. Kecepatan respons menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan peluang keselamatan korban.

    Ia mencontohkan, korban yang berada di tengah laut dalam waktu lama akan menghadapi risiko keselamatan yang semakin besar. Dalam kondisi tersebut, dukungan peralatan yang memadai dapat membantu mempercepat proses pencarian dan pertolongan.

    “Kalau didukung dengan peralatan yang baik, baik itu helikopter, kapal-kapal pencarian dan pertolongan, maupun teknologi tertentu, itu bisa mengejar golden time tersebut. Kita ingin keselamatan dan penyelamatan dapat dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Nurhadi Minta NTT Aktifkan LTSA untuk Tekan PMI Nonprosedural

    26 September 2026

    Bramantyo Suwondo: Pendidikan Gratis Harus Diiringi Jaminan Mutu dan Kemampuan Fiskal

    26 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Nurhadi Minta NTT Aktifkan LTSA untuk Tekan PMI Nonprosedural

    26 September 20260

    Bramantyo Suwondo: Pendidikan Gratis Harus Diiringi Jaminan Mutu dan Kemampuan Fiskal

    26 September 20260

    Banggar Sepakati RUU APBN 2027, Target Pertumbuhan 6 Persen Optimistis Tercapai

    25 September 20260

    Lestari Moerdijat: Regenerasi Perajin Jadi Kunci Ekonomi Budaya

    25 September 20260

    Pangeran Khairul Saleh Minta Sidak di Lapas Cibinong Tetap Dilakukan Proporsional

    25 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?