Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Korban Keracunan MBG Bukan Cuma Angka, Ini Menyangkut Masa Depan Generasi Indonesia
    DPR

    Korban Keracunan MBG Bukan Cuma Angka, Ini Menyangkut Masa Depan Generasi Indonesia

    redaksiBy redaksi6 September 202612 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinan mendalam atas munculnya kasus dugaan keracunan yang dialami penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Netty menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, sebab keberhasilan program ini menyangkut masa depan generasi bangsa.

    “Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami para penerima manfaat MBG di sejumlah daerah. Semoga mereka yang terdampak segera pulih dan seluruh proses penanganannya berjalan dengan baik. Setiap kejadian tentu menjadi perhatian kita bersama, karena di balik angka-angka tersebut ada anak-anak dan masyarakat yang harus kita jaga kesehatannya sebagai bagian dari masa depan Indonesia,” ujar Netty dalam keterangan tertulisnya kepada medpolindo.com, di Jakarta, Jumat (4/9/2026).

    Politisi Fraksi PKS ini menilai, berulangnya kasus dugaan keracunan harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan MBG. Pengawasan ketat, menurutnya, tidak boleh hanya dilakukan saat makanan disajikan, melainkan dari hulu ke hilir.

    “Pengawasan tidak cukup dilakukan setelah makanan dikonsumsi, tetapi harus dimulai sejak penyusunan dan penerapan petunjuk teknis (juknis), pemilihan serta penerimaan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, hingga distribusi dan pengantaran makanan kepada penerima manfaat. Setiap tahapan harus memiliki standar yang jelas, pengawasan yang berjalan, dan penanggung jawab yang memastikan standar dipenuhi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Netty mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membuka hasil audit dari setiap insiden secara transparan. Hal ini penting agar akar masalah,apakah bersumber dari bahan baku, proses olah, penyimpanan, atau distribusi, dapat teridentifikasi dengan jelas sebagai bahan perbaikan sistem secara nasional.

    “Yang perlu kita ketahui bukan hanya bahwa telah terjadi keracunan atau sebuah SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) diberi sanksi, tapi apa yang menjadi penyebabnya. Jika ditemukan pola kesalahan yang sama, jangan menunggu kejadian berikutnya. Segera lakukan evaluasi terhadap SPPG lain yang memiliki risiko serupa,” jelas Netty.

    Guna memperkuat fungsi pengawasan, Netty mendorong BGN agar membuka kanal pengaduan publik yang responsif dan mudah diakses oleh orang tua, siswa, guru, maupun masyarakat umum. Ia bahkan mengusulkan pemberian apresiasi bagi warga yang melaporkan dugaan pelanggaran secara valid.

    “Keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang berhasil didistribusikan, tetapi dari keamanan dan kualitas makanan yang diterima masyarakat. MBG adalah investasi untuk generasi Indonesia, sehingga keselamatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama agar program ini semakin aman dan dipercaya masyarakat,” pungkas Legislator Dapil Jawa Barat VIII tersebut.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Mardani Soroti Harga Pangan dan Pemangkasan Anggaran Daerah di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    24 Oktober 2026

    Program MBG Harus Terus Diperbaiki, Keamanan Pangan Jadi Prioritas

    24 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Mardani Soroti Harga Pangan dan Pemangkasan Anggaran Daerah di Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    24 Oktober 20260

    Program MBG Harus Terus Diperbaiki, Keamanan Pangan Jadi Prioritas

    24 Oktober 20260

    Hari Santri 2026, Puan Dorong Pesantren Terlibat Aktif dalam Pembangunan Nasional

    23 Oktober 20260

    Komisi III: Penegakan Hukum Era Presiden Prabowo Sudah Berada di Jalur yang Tepat

    23 Oktober 20260

    Putusan MK Momentum Pembenahan Sistem Kebencanaan Nasional

    23 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?