Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Legislator Dorong Penguatan Koordinasi Gubernur dan Daerah Agar Layanan Publik Lebih Efektif
    DPR

    Legislator Dorong Penguatan Koordinasi Gubernur dan Daerah Agar Layanan Publik Lebih Efektif

    redaksiBy redaksi22 Juli 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (22/7/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi II DPR RI menyoroti pentingnya penguatan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah guna meningkatkan koordinasi pemerintahan dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang berdampak langsung pada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (22/7/2026). 


    Kunjungan itu mengangkat tema “Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan terkait Tugas Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) di Daerah Khususnya dalam Menjalankan Program Direktif Presiden dan Agraria/Tata Ruang.”


    Azis menjelaskan bahwa fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat perlu diperkuat agar koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota berjalan lebih optimal. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan yang selama ini kerap dianggap sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.


    “Ketika koordinasi antarpemerintah tidak berjalan maksimal, berbagai persoalan di daerah akhirnya menumpuk dan dipersepsikan sebagai kewenangan pusat. Padahal, banyak permasalahan dapat diselesaikan lebih cepat melalui sinergi dan pembagian peran yang jelas,” ujarnya saat ditemui medpolindo.com.


    Ia menilai masyarakat akan memperoleh manfaat langsung apabila koordinasi pemerintahan diperkuat. Program pembangunan, pelayanan publik, hingga pelaksanaan kebijakan strategis nasional dapat berjalan lebih efektif karena setiap tingkatan pemerintahan memahami tugas dan kewenangannya.


    Selain itu, Legislator Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan tidak semata-mata berkaitan dengan keterbatasan anggaran. Menurutnya, aspek kelembagaan, tata laksana, serta efektivitas birokrasi juga perlu dievaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin responsif dan efisien.


    “Permasalahan kita kompleks, tidak hanya soal anggaran. Kelembagaan dan tata laksana juga perlu dibenahi agar sistem pemerintahan dapat bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,” jelasnya.


    Melalui kunjungan kerja ini, Komisi II ingin memastikan pelaksanaan tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat berjalan efektif, termasuk dalam mendukung program prioritas Presiden serta pengelolaan agraria dan tata ruang yang terkoordinasi. Dengan demikian, kebijakan pemerintah diharapkan dapat diterjemahkan secara lebih cepat dan tepat hingga ke tingkat daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?