Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Charles Meikyansah: Stimulus Rp26,34 Triliun Jaga Daya Tahan Ekonomi Rakyat
    DPR

    Charles Meikyansah: Stimulus Rp26,34 Triliun Jaga Daya Tahan Ekonomi Rakyat

    redaksiBy redaksi25 Juni 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansah mengapresiasi langkah pemerintah yang meluncurkan paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun. Pasalnya, kebijakan tersebut menjadi instrumen penting untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.

    “Kami mengapresiasi kebijakan paket stimulus sebesar Rp26,34 triliun yang dikeluarkan pemerintah. Kebijakan ini menjadi instrumen menjaga daya tahan ekonomi rakyat, terutama di tengah dinamika perekonomian yang cukup signifikan akibat tekanan ekonomi global,” ujar Charles dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada medpolindo.com di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

    Ia menilai, paket stimulus tersebut merupakan respons pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global, tekanan terhadap nilai tukar, serta perlambatan aktivitas ekonomi dunia. Pemerintah diketahui menyiapkan delapan kebijakan stimulus dengan total anggaran Rp26,34 triliun yang akan mulai disalurkan secara bertahap pada Juli 2026.

    Program tersebut mencakup insentif perpajakan, diskon transportasi, bantuan pangan, subsidi bahan baku industri, hingga perluasan program magang dan pelatihan vokasi. Menurut Charles, kombinasi kebijakan fiskal dan perlindungan sosial tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan laju pertumbuhan pada paruh kedua tahun ini.

    “Dengan kombinasi insentif fiskal, bantuan sosial, dukungan transportasi, dan penguatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi,” jelas politisi Fraksi NasDem tersebut.

    Lebih lanjut, ia menilai kondisi ekonomi saat ini memiliki tantangan yang berbeda dibanding masa pemulihan pascapandemi Covid-19. Saat ini, tekanan yang dihadapi lebih bersifat struktural, mulai dari melemahnya daya beli kelompok rentan, meningkatnya biaya produksi di berbagai sektor, hingga tekanan global yang memengaruhi investasi dan ekspor.

    Oleh karena itu, ia berharap stimulus yang diberikan dapat menjaga konsumsi masyarakat sekaligus mempertahankan aktivitas produksi dan industri nasional. Baginya, keberlangsungan sektor industri sangat penting untuk menjaga lapangan kerja dan mengurangi risiko pemutusan hubungan kerja (PHK).

    “Dengan aktivitas produksi dan industri yang tetap sehat, sektor ketenagakerjaan juga dapat terjaga sehingga mampu mengurangi risiko PHK yang berpotensi terjadi akibat tekanan ekonomi global,” katanya.

    Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IV itu juga menekankan bahwa keberhasilan stimulus tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang digelontorkan, tetapi juga efektivitas pelaksanaannya di lapangan. “Ketepatan sasaran, kecepatan penyaluran, dan kemampuan pemerintah memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan menghasilkan dampak ekonomi yang berlipat menjadi faktor yang sangat penting. Dalam situasi global yang semakin tidak pasti, kualitas belanja negara sama pentingnya dengan besarnya belanja negara itu sendiri,” pungkasnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Netty: Mencegah PHK Lebih Baik daripada Menangani Dampaknya

    30 Juni 2026

    Sampaikan Belasungkawa, Puan Maharani Dorong Penguatan Manajerial Latsar SPPI

    30 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Netty: Mencegah PHK Lebih Baik daripada Menangani Dampaknya

    30 Juni 20260

    Sampaikan Belasungkawa, Puan Maharani Dorong Penguatan Manajerial Latsar SPPI

    30 Juni 20260

    Sturman: Metode Latihan Militer Tak Tepat untuk Calon Manajer Kopdes

    30 Juni 20260

    Banjir Jabotabek Dinilai Belum Tertangani, Syaiful Huda Desak Perencanaan Terintegrasi

    29 Juni 20260

    Tiga Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

    29 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?