Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Jemaah Haji JKG 27 Ditemukan Meninggal Usai Hilang, Timwas Haji Kritik Pengawasan Petugas
    DPR

    Jemaah Haji JKG 27 Ditemukan Meninggal Usai Hilang, Timwas Haji Kritik Pengawasan Petugas

    redaksiBy redaksi22 Mei 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Timwas Haji sekaligus Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang saat membantu jemaah haji di Makkah, Sabtu (23/05/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

     Insiden hilangnya jemaah haji Indonesia yang ditemukan wafat, kembali memicu sorotan tajam dari Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Diketahui, Firdaus Akhlan, seorang jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) JKG 27, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilaporkan tersesat dan hilang.

    Menanggapi peristiwa tersebut, Anggota Timwas Haji sekaligus Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyampaikan rasa prihatin dan miris yang mendalam. Ia menilai kejadian ini mengindikasikan adanya kelemahan dan pengabaian dalam sistem pengawasan jemaah di lapangan.

    “Ini tentu bagi kita sangat prihatin dan miris. Ada jemaah yang hilang, begitu diketemukan sudah dalam keadaan meninggal. Kalau terkait dengan nyawa manusia, rasa-rasanya kok seperti terabaikan,” ujar Marwan Dasopang kepada medpolindo.com di Makkah.

    Marwan sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi, mengingat pemerintah telah memberangkatkan banyak petugas terlatih untuk melayani jemaah di Tanah Suci.

    “Padahal kita punya petugas yang dikirim ke sini dan terlatih. Ada jemaah tersesat, tidak tahu kembali seperti apa, itulah yang membuat kita miris. Urusan meninggal memang bukan urusan kita (takdir), tapi urusan meninggal karena kelalaian, wah itu memprihatinkan sekali. Ini tidak boleh terjadi,” tegas Politisi Fraksi PKB ini.

    Sebagai langkah evaluasi dan pencegahan, Marwan mengimbau seluruh petugas haji untuk lebih cermat dalam memetakan kondisi fisik dan mental setiap jemaah. Ia mendesak adanya pemilahan yang jelas antara jemaah yang bisa beraktivitas mandiri dengan jemaah yang membutuhkan pendampingan melekat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).

    “Saya mengimbau para petugas kita harus cermat dan dipilah-pilah. Mana yang kategori didampingi terus, ya harus didampingi. Masa dibiarkan lansia bergerak sendiri? Tidak bisa bertanya, tidak bisa membaca, bahkan kemampuan untuk bergerak sudah tidak memungkinkan,” papar Marwan.

    Lebih lanjut, Timwas DPR RI mengingatkan agar tragedi jemaah tersesat tidak terulang kembali, terlebih fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sudah di depan mata. Menurut Marwan, kepadatan jemaah di titik-titik krusial tersebut akan jauh lebih ekstrem, sehingga menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh komponen petugas haji Indonesia.

    “Ini tidak boleh terjadi lagi, apalagi besok. Karena di Arafah suasananya seperti lautan manusia, begitu juga di Muzdalifah dan di Mina menuju Jamarat. Ini harus hati-hati, para petugas diaktifkan, semua disiapkan agar tidak ada lagi jemaah yang tersesat,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 2026

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Penguatan RUU Satu Data Demi Pembangunan yang Tepat Sasaran

    24 Mei 20260

    Jelang Puncak Haji, Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna

    24 Mei 20260

    Soroti Kerawanan Armuzna, Timwas Haji Minta Mitigasi dan Koordinasi Petugas Diperkuat

    24 Mei 20260

    Libatkan Masyarakat Lokal, Komisi VII Tekankan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Prambanan

    23 Mei 20260

    Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil

    23 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?