Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Riyono Caping: Subsidi Solar Harus Tetap Ada untuk Nelayan Kecil
    DPR

    Riyono Caping: Subsidi Solar Harus Tetap Ada untuk Nelayan Kecil

    redaksiBy redaksi7 Mei 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Gejolak energi dunia sudah berimbas kepada perikanan. Pengusaha perikanan tangkap skala besar dan menengah akhir April sudah merasakan harga solar non subsidi yang merangkak naik tinggi. Nelayan kecil juga terdampak ketersediaan solar yang belum mudah di dapatkan.

    “Saya sudah cek ke nelayan di Trenggalek dan berdialog langsung dengan mereka. Solar subsidi masih aman dan harganya tidak naik, namun saat ini belum semua melaut karena cuaca sedang terang bulan dan ombak besar,” kata Anggota Komisi IV DPR RI Riyono dalam keterangan tertulis kepada medpolindo.com, di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

    Dalam catatan di APBN solar subsidi untuk nelayan di bawah 30 GT mengalami sedikit penurunan kisaran 1.3% di banding 2025. Alokasi untuk 2025 sebesar 18.41 Juta KL dengan realisasi 18.88 juta KL artinya melebihi kuota yang di sediakan. Alokasi 2023 sebanyak 17.40 juta KL dengan realisasi 17.62 juta KL atau hanya sekitar 92.7%.

    “Solar subsidi untuk nelayan dengan harga 6800/liter pemerintah memberikan subsidi 1000 rupiah/liter. Harusnya solar subsidi harganya 7800/liter. Harga ini masih terjangkau dan meringankan para nelayan kecil kita,” tambah wakil rakyat dari Dapil Jawa Timur VII ini.

    Kehadiran negara bagi nelayan, tegas Politisi Fraksi PKS itu, wajib cepat dan responsif. Kondisi energi yang tidak menentu membuat negara harus terus siap dan membela kepentingan nelayan kecil.

    “90 persen protein dunia dari ikan dan hasil laut di hasilkan oleh nelayan kecil kita, artinya keberadaan mereka untuk tetap bisa bekerja dan melaut akan melindungi hampir 3 juta rumah tangga nelayan,” tambah pria yang terkenal dengan Riyono Caping itu.

    Riyono hadir langsung dan berdialog bersama nelayan dan pemangku kepentingan di dapilnya Pacitan dan Trenggalek. Keluhan dan masukan untuk negara diantaranya solar harus mudah di dapat, harga ikan bagus dan bantuan untuk kelangsungan ekonomi pesisir.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Baleg Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

    7 Mei 2026

    PLN Perlu Percepat Efisiensi Pembangkit dan Tinggalkan BBM di Tengah Lonjakan Harga Energi

    7 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Baleg Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

    7 Mei 20260

    PLN Perlu Percepat Efisiensi Pembangkit dan Tinggalkan BBM di Tengah Lonjakan Harga Energi

    7 Mei 20260

    Habiburokhman: KUHAP Baru Sudah Jawab Tuntutan Reformasi Polri

    6 Mei 20260

    Hergun Pastikan Stok Beras di Sukabumi Aman Jelang Iduladha 2026

    6 Mei 20260

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?