Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Kuota Pengunjung ke TN Komodo Dibatasi, Komisi IV Dorong Kenaikan Bertahap
    DPR

    Kuota Pengunjung ke TN Komodo Dibatasi, Komisi IV Dorong Kenaikan Bertahap

    redaksiBy redaksi25 April 202612 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mendorong evaluasi kebijakan kuota kunjungan wisatawan di Taman Nasional (TN) Komodo serta pengembangan wisata alternatif berbasis konservasi di wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja ke Manggarai Barat, NTT Jumat (24/4/2026).

    Dalam dialog bersama pelaku pariwisata dan pemerintah, perempuan yang kerap disapa Titiek Soeharto itu meminta agar kebijakan pembatasan kunjungan yang saat ini ditetapkan maksimal 1.000 orang per hari dapat dikaji ulang secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

    “Kita minta dikaji lagi, kuotanya bisa dinaikkan,” ujar Titiek.

    Meski demikian, ia menilai usulan kenaikan hingga 3.000 pengunjung per hari masih perlu pertimbangan matang. “Belum bisa ya, kita pelan-pelan naiknya,” tambahnya.

    Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menyampaikan bahwa pihaknya perlu melaporkan aspirasi tersebut kepada Menteri Kehutanan sebelum mengambil keputusan. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam praktiknya telah dilakukan penyesuaian kuota pada hari-hari tertentu.

    “Dari tanggal 1 sampai 22 kemarin itu ada delapan hari yang kuotanya sudah kita naikkan, ada yang 1.100 hingga 1.300,” jelasnya.

    Di sisi lain, Rohmat juga memaparkan rencana pengembangan konservasi Ex Situ komodo di luar kawasan TN Komodo sebagai alternatif destinasi wisata. Beberapa lokasi yang tengah dikaji antara lain Taman Wisata Alam Riung 17 Pulau di Kabupaten Ngada, kawasan Golo Mori, serta Pulau Longos di Manggarai Barat.

    Konservasi ex situ komodo adalah upaya pelestarian di luar habitat aslinya untuk mencegah kepunahan, mengingat statusnya Endangered (terancam punah). Upaya ini mencakup pengembangbiakan, penelitian, dan edukasi di lembaga konservasi, seperti yang dilakukan di Jagat Satwa Nusantara, serta direncanakan di Flores sebagai destinasi wisata alternatif.

    “Ke depan harapan kami itu bisa menjadi pengembangan wisata alternatif,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

    Perwakilan pelaku pariwisata, Budi Widjaja, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung upaya konservasi, namun berharap kebijakan kuota dapat lebih fleksibel dan berbasis kajian terkini agar mampu mendorong pemulihan sektor pariwisata.

    Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kepentingan konservasi dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. 

    “Kami tidak menolak pembatasan atau konservasi, karena masa depan kami bergantung pada keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?