Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Terima Duta Besar Kuba, BKSAP DPR Tegaskan Solidaritas Kemanusiaan
    DPR

    Terima Duta Besar Kuba, BKSAP DPR Tegaskan Solidaritas Kemanusiaan

    redaksiBy redaksi18 Februari 202612 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat saat menerima kunjungan Duta Besar Kuba untuk Indonesia,di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta pada Rabu (18/02/2026)/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    DPR RI melalui Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) menerima kunjungan Duta Besar Kuba untuk Indonesia, H.E. Dagmar Gonzalez untuk membahas perkembangan situasi terkini di Kuba sekaligus memperkuat prospek hubungan bilateral kedua pihak.

    Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat menjelaskan, pertemuan ini digelar lantaran Duta Besar Kuba ingin menyampaikan kondisi yang tengah dialami Kuba akibat kebijakan embargo dari Amerika Serikat. Dampak kebijakan tersebut, ungkapnya, berpengaruh besar terhadap ketersediaan energi di Kuba. 

    “Tentu kondisinya sekarang Kuba tidak memiliki bahan bakar karena mereka hanya bisa memproduksi bahan bakarnya lebih kurang 30 persen” kata Syahrul usai pertemuan tersebut digelar di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta pada Rabu (18/02/2026). 

    Ia menambahkan, saat ini Kuba hanya mampu memproduksi sekitar 30 persen kebutuhan minyak dan gas dari dalam negeri serta sekitar 10 persen dari energi terbarukan seperti tenaga surya. Selebihnya, terangnya, yakni sekitar 60 persen kebutuhan energi nasional sebelumnya dipenuhi melalui impor.

    Ia pun menilai, krisis bahan bakar dapat berpengaruh pada operasional rumah sakit, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. “Ini akan mengakibatkan orang sakit yang tidak tertolong, kemudian kebutuhan sehari-hari tidak akan terpenuhi. Mereka minta dukungan dari kita dalam bentuk keprihatinan kita,” ujarnya.

    Sebagai wujud kepedulian, mewakili BKSAP, dirinya menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi yang tengah dihadapi rakyat Kuba. Ia pun menekankan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri akan dilakukan untuk membahas bentuk dukungan dari Indonesia, baik dalam bentuk dukungan moral, diplomatik, maupun penyampaian keprihatinan melalui forum-forum.

    Mengakhiri pernyataannya, BKSAP juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan membuka ruang komunikasi lebih lanjut dengan pihak Kuba dalam rangka memperkuat solidaritas antar kedua negara.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Ketergantungan Impor, Komisi IV Akselerasikan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan

    13 April 2026

    Amelia Anggraini Dorong Sanksi Keras untuk Israel Usai Insiden TNI di Lebanon

    13 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Ketergantungan Impor, Komisi IV Akselerasikan RUU Peternakan dan Kesehatan Hewan

    13 April 20260

    Amelia Anggraini Dorong Sanksi Keras untuk Israel Usai Insiden TNI di Lebanon

    13 April 20260

    Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer yang Lama Mengabdi Harus Dipercepat

    13 April 20260

    Lembaga Pembiayaan Diminta Fokus Tangkap Peluang Pasar UMKM

    12 April 20260

    Merespons Usulan Kenaikan BBM, APBN Kokoh Berikan Subsidi dan Jadi Shock Absorber

    12 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?