Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Atasi Masalah Pajak Ganda, Komisi XII Dorong Insentif Hilirisasi Timah
    DPR

    Atasi Masalah Pajak Ganda, Komisi XII Dorong Insentif Hilirisasi Timah

    redaksiBy redaksi13 Februari 202622 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII, ke Pangkalpinang, Kamis (12/2/2026)/ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mengungkapkan perlunya relaksasi kebijakan fiskal untuk merangsang pertumbuhan industri hilirisasi timah nasional. Ia melihat beban pajak ganda (double taxation) mulai dari PPH hingga royalti yang mencapai angka 11 persen membuat produk turunan timah dalam negeri kehilangan daya saing dibandingkan barang impor.

    ​Sugeng menjelaskan bahwa hilirisasi yang dicanangkan pemerintah harus didukung dengan harga bahan baku yang kompetitif bagi industri manufaktur lokal. “Sangat ironis jika produsen tin solder atau chemical tin kita justru merasa lebih murah mengimpor bahan baku dari luar dibanding mengambil dari dalam negeri sendiri. Tanpa adanya insentif atau relaksasi pajak yang tepat, industri hilir kita akan sulit berkembang menjadi pemain global,” jelas Sugeng dalam pertemuan di Pangkalpinang, Kamis (12/2/2026).

    ​Berdasarkan data industri, Indonesia menyumbang sekitar 18 persen dari produksi timah dunia, namun hilirisasi masih terbatas pada tingkat logam timah (ingot). Padahal, permintaan global untuk produk hilir seperti solder dan bahan kimia timah sangat tinggi untuk kebutuhan industri elektronik, otomotif, hingga penerbangan. Sugeng menilai penciptaan ekosistem industri yang efisien melalui dukungan fiskal akan memberikan nilai tambah luar biasa pada penyerapan tenaga kerja.

    ​Ia pun mendorong agar kolaborasi antara Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Kementerian ESDM, dan BUMN seperti PT Timah Tbk terus ditingkatkan untuk memetakan kendala pajak ini.

    “Kita ingin kekayaan alam ini diolah sampai ke ujung kemanfaatannya. Negara tetap mendapatkan pendapatan, pengusaha untung, dan yang terpenting masyarakat mendapatkan lapangan kerja dari industri hilir yang sehat,” urainya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 2026

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 20262

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 20263

    Aher Apresiasi Penundaan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

    22 Maret 20263

    Masyarakat Harus Tetap Tenang Berlebaran di Tengah Ancaman Krisis Global

    20 Maret 20262

    Idulfitri 1447H Momentum Perkuat Ketangguhan Perempuan dan Ekonomi Keluarga

    20 Maret 20262
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?