Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Inovasi Ala Wagyu Jepang, Fikri Faqih Puji Kreativitas Peternak Muda di Tegal
    DPR

    Inovasi Ala Wagyu Jepang, Fikri Faqih Puji Kreativitas Peternak Muda di Tegal

    redaksiBy redaksi2 Januari 202602 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

     Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengapresiasi inovasi peternakan modern yang dikembangkan peternak muda di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan masa reses ke Muji Jaya Farm di Kecamatan Dukuhwaru beberapa waktu lalu.

    Dalam kunjungan tersebut, Fikri menyoroti keberhasilan Muji, seorang peternak muda inspiratif, yang mampu mengelola sekitar 2.000 ekor kambing di atas lahan seluas kurang lebih 1.700 meter persegi. Usaha tersebut dinilai mampu menopang kebutuhan kuliner sate khas Tegal yang telah dikenal luas oleh masyarakat.

    Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu menilai pilihan Muji terjun ke sektor peternakan merupakan langkah strategis di tengah era disrupsi ekonomi. Menurutnya, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner merupakan bidang fundamental yang tidak akan tergantikan oleh perkembangan teknologi.

    “Saya kira ini pilihan yang sangat tepat karena di era disrupsi seperti sekarang ini, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan, sehingga usaha ini akan berkelanjutan,” ujar Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima medpolindo.com di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

    Fikri juga menekankan pentingnya model usaha peternakan berbasis kolaborasi seperti yang diterapkan Muji. Ia menilai pendekatan tersebut patut direplikasi di daerah lain sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan tanpa saling mematikan antar pelaku usaha.

    Menurut Fikri, keberhasilan Muji tidak terlepas dari kemampuannya mengelola seluruh aspek peternakan secara terpadu, mulai dari pengolahan pakan hingga pemanfaatan limbah kotoran dan urin ternak menjadi produk bernilai guna. Hal tersebut menjadi kunci utama dalam menghasilkan daging kambing berkualitas tinggi yang menopang reputasi sate Tegal yang empuk dan diminati pasar.

    Melalui kunjungan tersebut, Fikri juga mendorong generasi muda untuk tidak ragu berkreasi dan berinovasi di sektor peternakan dengan sentuhan manajemen modern. Ia menilai sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja mandiri sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Kisah sukses Muji sendiri terbilang unik. Ia mengawali kariernya bukan dari latar belakang pertanian, melainkan lulusan teknik mesin yang berani beralih haluan dengan melihat peluang pasar. Tingginya permintaan daging kambing di Tegal, yang mencapai 500 hingga 1.000 ekor per hari, menjadi faktor utama keputusannya terjun ke dunia peternakan.

    Muji mengungkapkan bahwa kualitas daging kambing yang dihasilkannya terletak pada pengolahan pakan yang mengadopsi teknik peternakan sapi Wagyu yang dipelajarinya saat berada di Jepang. Teknik tersebut membuat tekstur daging kambing menjadi lebih empuk dan premium, mendekati kualitas daging sapi kelas dunia.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Legislator: Pertumbuhan Ekonomi Tak Boleh Korbankan Lingkungan

    7 Januari 2026

    Legislator Minta Penyaluran Bantuan Korban Banjir Tepat Sasaran

    7 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Legislator: Pertumbuhan Ekonomi Tak Boleh Korbankan Lingkungan

    7 Januari 20260

    Legislator Minta Penyaluran Bantuan Korban Banjir Tepat Sasaran

    7 Januari 20260

    Kerusakan Infrastruktur dan Sektor Pertanian Harus Jadi Prioritas Utama Pemulihan Nasional

    6 Januari 20260

    Penangkapan Presiden Venezuela Ancam Kedaulatan Negara dan Tata Dunia Internasional

    6 Januari 20260

    BKSAP Soroti Isu Hukum Internasional Terkait Penangkapan Presiden Venezuela

    5 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?