Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Nataru Bukan Cuma Liburan! Teguh Iswara Desak Basarnas, PUPR, dan Polri Integrasi Kuat Amankan Arus Mudik dan Cuaca Ekstrem
    DPR

    Nataru Bukan Cuma Liburan! Teguh Iswara Desak Basarnas, PUPR, dan Polri Integrasi Kuat Amankan Arus Mudik dan Cuaca Ekstrem

    redaksiBy redaksi15 Desember 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi V DPR RI Teguh Iswara Suardi./Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi V DPR RI Teguh Iswara Suardi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan arus Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menilai, di tengah meningkatnya mobilitas dan ancaman cuaca ekstrem, negara tidak boleh lengah dan harus hadir secara nyata melalui sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi dan responsif.


    Ia mengapresiasi langkah Basarnas yang telah membentuk unit-unit siaga di tingkat kabupaten, terutama di wilayah yang rawan bencana. Namun, ia menekankan bahwa efektivitas unit tersebut akan jauh lebih optimal apabila diperkuat dengan koordinasi lintas sektor. Demikian diungkapkanya usai melakukan pertemuan dalam Rangka Kunjungan Kerja Reses guna membahas strategi, program kerja dan upaya-upaya Pemerintah dalam mendukung keselamatan, kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam melaksanakan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Di Kota Makassar,Provinsi Sulawesi Selatan (14/12/2025).


     “Akan jauh lebih efektif jika unit siaga Basarnas terintegrasi dengan Kementerian PUPR, perhubungan, dan kepolisian. Dengan koordinasi yang jelas, penanganan di lapangan bisa lebih cepat, tepat, dan terukur,” tegas Teguh.


    Politisi Dapil Sulawesi Selatan II itu juga menyoroti pentingnya kesiapan posko-posko terpadu yang telah ditetapkan berdasarkan analisis dan simulasi risiko. Menurutnya, posko tidak boleh sekadar menjadi formalitas, melainkan harus benar-benar siap melayani masyarakat dalam kondisi darurat.


    “Posko itu bukan simbol. Harus dilengkapi fasilitas yang memadai, termasuk layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan kelompok rentan. Ini menyangkut keselamatan nyawa,” ujarnya dengan penekanan.


    Selain kesiapsiagaan darurat, Teguh turut menyoroti persoalan kelelahan pengemudi yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Ia menilai keberadaan kantong-kantong parkir dan rest area sangat krusial, terutama di Pulau Jawa yang menjadi pusat pergerakan arus mudik dan balik Nataru.


    “Pengemudi butuh ruang untuk berhenti dan beristirahat. Kantong parkir dan rest area ini bukan fasilitas tambahan, tapi kebutuhan mendasar untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan,” katanya.


    Lebih lanjut, Teguh menegaskan bahwa cuaca ekstrem yang hampir selalu menyertai periode Nataru kini harus dipandang sebagai new normal. Oleh karena itu, ia meminta BMKG untuk memperkuat edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih kreatif dan masif.


    “Edukasi cuaca tidak bisa lagi dilakukan secara biasa. Harus out of the box, memanfaatkan media sosial, media konvensional, bahkan pesan langsung seperti WhatsApp blast agar informasi benar-benar sampai ke masyarakat,” tandasnya.


    Melalui penguatan sinergi antarinstansi, kesiapan infrastruktur, dan peningkatan kesadaran publik, Teguh berharap pelaksanaan Nataru tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan menekan risiko kecelakaan seminimal mungkin di seluruh wilayah Indonesia. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 2026

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 20260

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 20260

    Soedeson Tandra Minta APH Bedah Kejanggalan Bukti Medis Kasus Kematian di Lombok

    26 Februari 20260

    Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

    25 Februari 20260

    Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

    25 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?