Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pemulihan Sibolga Sudah di Luar Kemampuan Bupati! Minta Pusat Turun Tangan Cepat, Kritik Keras Kondisi Pengungsian Warga
    DPR

    Pemulihan Sibolga Sudah di Luar Kemampuan Bupati! Minta Pusat Turun Tangan Cepat, Kritik Keras Kondisi Pengungsian Warga

    redaksiBy redaksi11 Desember 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi V DPR RI Lasarus /Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menegaskan pentingnya percepatan penanganan bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sibolga di Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke lokasi terdampak di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (10/12/2025).

    Dalam peninjauan tersebut, Lasarus melihat langsung besarnya kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir bandang. Lahan persawahan yang sebelumnya produktif kini berubah total menjadi hamparan pasir, batu, dan tumpukan kayu yang terbawa arus.

    “Kita ingin melihat secara langsung kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir bandang. Lahan yang semula sawah sekarang berubah menjadi hamparan pasir, batu, dan tumpukan kayu yang entah dari mana asalnya,” ujarnya.

    Lasarus menekankan bahwa infrastruktur yang hancur harus segera mendapatkan penanganan. Menurutnya, beban pemulihan ini sudah di luar kemampuan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

    “Kita memastikan seluruh infrastruktur yang hancur untuk segera diperbaiki. Untuk pemulihan ini sudah di luar kemampuan Bupati Tapanuli Tengah,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti kondisi Sungai yang dangkal akibat material banjir. Dari kedalaman semula sekitar 8 meter, kini hanya tersisa sekitar 1 meter. Kondisi ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi memicu banjir susulan saat hujan deras.

    “Kalau ada hujan lebat, potensi banjir sangat besar. Dalam penanganan bencana ini, kami menekankan bahwa aksesibilitas memang penting, tapi kalau tanah masih bergerak, keselamatan tim di lapangan juga harus dipikirkan. Jangan sampai upaya mitigasi justru menimbulkan korban baru,” jelasnya.

    Selain kerusakan infrastruktur, Lasarus turut menyoroti kondisi lingkungan yang masih penuh material sisa banjir serta ancaman longsor yang masih tinggi di sejumlah titik sepanjang perjalanan ke lokasi bencana.

    Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi tempat pengungsian warga yang dinilai belum layak. Fasilitas yang tersedia disebut masih sangat terbatas, tidak bersih, dan belum memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.

    “Saya minta kepada Bupati dan Kementerian PU agar tempat-tempat pengungsian diperbaiki. Kondisinya masih kurang layak dan fasilitasnya tidak memadai. Ini sangat urgen. Jangan sampai warga di pengungsian kemudian jatuh sakit,” tegasnya.

    Lasarus menekankan bahwa hal paling mendesak saat ini adalah memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi secara komprehensif. Ia meminta agar seluruh pemangku kepentingan mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya.

    “Yang paling urgent adalah penanganan orang-orang di pengungsian. Pastikan fasilitasnya memadai, termasuk MCK, obat-obatan, sembako, dan selimut. Pastikan semuanya tercukupi,” tutupnya.

    Komisi V DPR RI berkomitmen terus mengawal proses penanganan dan pemulihan pascabencana agar berjalan cepat, tepat, dan aman bagi masyarakat terdampak.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 2026

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 20260

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 20260

    Soedeson Tandra Minta APH Bedah Kejanggalan Bukti Medis Kasus Kematian di Lombok

    26 Februari 20260

    Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

    25 Februari 20260

    Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

    25 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?