Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Digitalisasi ATR/BPN, Hak Tanggungan Elektronik Percepat Layanan Pembiayaan Masyarakat
    DPR

    Ketua Komisi II DPR RI Apresiasi Digitalisasi ATR/BPN, Hak Tanggungan Elektronik Percepat Layanan Pembiayaan Masyarakat

    redaksiBy redaksi11 Desember 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan bahwa penerapan sertifikat elektronik dan hak tanggungan elektronik oleh Kementerian ATR/BPN berdampak langsung pada percepatan layanan pembiayaan masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan saat menyoroti kinerja digitalisasi layanan pertanahan, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II ke Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (10/12/2025).

    Menurut Rifqinizamy, digitalisasi ini menjawab kebutuhan pelayanan yang selama ini lambat karena masih mengandalkan dokumen fisik. “Sertifikat elektronik dan hak tanggungan elektronik ini adalah upaya digitalisasi layanan yang dilakukan oleh Kementerian ATR BPN. Kenapa itu penting? Karena mempercepat layanan,” tegasnya.

    Ia menjelaskan bahwa perbankan kini dapat memproses agunan tanpa harus menunggu sertifikat manual. “Perbankan yang membutuhkan agunan nggak perlu lagi pakai sertifikat analog. Dan hak tanggungannya juga diterbitkan secara elektronik. Dengan itu, layanannya bisa lebih cepat,” ujarnya.

    Politisi Fraksi Partai NasDem ini menilai percepatan layanan ini akan mempermudah masyarakat yang sedang mengajukan kredit dengan jaminan tanah. “Perbankan bisa memproses kredit warga lebih cepat karena dokumen tanggungannya tidak lagi terhambat urusan administratif,” tambahnya.

    Ia mencatat bahwa nilai hak tanggungan yang diproses secara nasional pada tahun 2025 menunjukkan skala dampaknya. “Angkanya sangat signifikan. Di tahun 2025 total hak tanggungan di Indonesia lebih dari 900 triliun. Ini bagian dari stimulus ekonomi nasional, dan kami mengapresiasi langkah Kementerian ATR BPN,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 2026

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 20260

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 20260

    Soedeson Tandra Minta APH Bedah Kejanggalan Bukti Medis Kasus Kematian di Lombok

    26 Februari 20260

    Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

    25 Februari 20260

    Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

    25 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?