Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi IV Dukung Peningkatan Layanan Badan Karantina Indonesia di Sulteng
    DPR

    Komisi IV Dukung Peningkatan Layanan Badan Karantina Indonesia di Sulteng

    redaksiBy redaksi23 September 202522 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas layanan Badan Karantina Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. Ia mengungkapkan, sistem layanan karantina saat ini telah berjalan cukup baik, bahkan bisa dipantau secara real time melalui dashboard yang terhubung di seluruh Indonesia. Namun demikian, ia menilai fasilitas di lapangan masih terbatas, baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan, maupun kapasitas bangunan.


    “Kami melihat layanan karantina sudah berjalan dengan baik, bahkan melebihi kapasitas. Tapi kondisi di lapangan masih perlu ditingkatkan. Posturnya perlu dinaikkan, baik dari sisi bangunan, peralatan, maupun layanan. Untuk itu Komisi IV DPR RI mendorong dukungan anggaran tambahan bagi Badan Karantina Indonesia, agar peningkatan layanan dapat segera terwujud dan mampu memperkuat perlindungan sumber daya hayati nasional,” ujar Abdul Kharis di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (22/9/2025).


    Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean menambahkan, saat ini sistem layanan telah berbasis digital dan terintegrasi dengan kementerian, lembaga, maupun negara mitra. “Sepanjang dokumen persyaratan lengkap, layanan bisa selesai dalam hitungan jam. Jadi saya ingatkan kepada pelaku usaha agar jangan memaksakan pengiriman kalau dokumennya belum lengkap. Ini penting untuk menjaga agar penyakit hewan, ikan dan tumbuhan dari luar tidak masuk dan merugikan Indonesia,” jelasnya.


    Ia menekankan bahwa penyakit hewan, ikan, maupun tumbuhan tidak mengenal batas negara. Oleh karena itu, peningkatan kualitas karantina menjadi keharusan agar Indonesia sejajar dengan negara-negara maju.


    “Kami berharap dukungan anggaran ke depan untuk memperbaiki instalasi karantina, laboratorium berstandar internasional, serta mempercepat layanan. Dengan begitu, karantina Indonesia tidak akan kalah dengan negara lain,” ujarnya. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 2026

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Award 2026

    16 April 20260

    Terima KWP Award, Ibas Berkomitmen Terus Kawal Pengembangan Ekonomi Pedesaan

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026, Demokrat Komitmen Jaga Kesejahteraan Rakyat

    16 April 20260

    Terima KWP Award 2026 di Senayan, Johannes Rettob: Motivasi untuk Mimika yang Lebih Baik

    16 April 20261

    Sugiat Santoso Terima Penghargaan Legislator Peduli HAM dari KWP 2026

    16 April 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?