Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Outfit Puan Maharani di Sidang 15 Agustus: Motif Hokokai dan Parang Simbol Anti-Penjajahan
    DPR

    Outfit Puan Maharani di Sidang 15 Agustus: Motif Hokokai dan Parang Simbol Anti-Penjajahan

    redaksiBy redaksi15 Agustus 202522 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketibaan Ketua DPR RI Dr. (H.E) Puan Maharani di Gedung Nusantara menjadi sorotan dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR–DPD RI tahun 2025. Outfit Puan dalam momen ini adalah kebaya nuansa hijau lime berbalut selendang merah dengan bawahan motif bunga Hokokai dengan latar tanahan motif parang  dalam agenda rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

    Diketahui, motif Bunga Hokokai merupakan desain batik yang terinspirasi pada masa Indonesia dijajah oleh Jepang. Adapun selendang merah dipilih sebab menegaskan makna perjuangan anti-penjajah, mengingat sidang ini digear dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI.

    Selain itu, Puan pun memilih kain panjang Batik Tulis Pekalongan sebagai kain bawahannya. Kain batik ini berbahan sutra ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Dengan pilihan busana tersebut, dirinya tiba di Gedung Nusantara dengan menumpangi mobil Maung pada pukul 8.20 WIB.

    Ia pun sempat bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang datang sebagai salah satu tamu undangan. Keduanya masuk ke dalam ruangan bersamaan. Sidang tahunan dan sidang bersama ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah jajaran kabinetnya, serta tamu-tamu tokoh negara.

    Beberapa di antaranya seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, Wapres ke-13 Ma’ruf Amin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Mendes Yandri Susanto, Wamentan Sudaryono, Ketum Partai NasDem Surya Paloh.

    Sebagai informasi, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan Presiden dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD ini. Sementara, Puan akan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan tamu undangan lainnya dalam Sidang Bersama DPR-DPD. Siang hari, Puan akan memimpin rapat paripurna DPR RI ke-1 tahun sidang 2025-2026.

    Dalam rapat paripurna tersebut, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato nota keuangan serta Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Pidato nota keuangan dan RAPBN 2026 merupakan pidato yang pertama kali akan disampaikan sejak menjabat sebagai Presiden. 

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    GoTo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja

    28 Januari 20264

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?