Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Dorong Regenerasi Petani, Komisi IV Kunjungi Perkebunan Cokelat Tabanan Bali
    DPR

    Dorong Regenerasi Petani, Komisi IV Kunjungi Perkebunan Cokelat Tabanan Bali

    redaksiBy redaksi19 Juli 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menyoroti potensi besar cokelat Indonesia sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi sektor perkebunan, terutama terkait regenerasi petani.

    “Produksi cokelat di sini luar biasa. Kita ini salah satu penghasil cokelat terbesar di dunia. Tapi masih bisa ditingkatkan lagi,” ujar perempuan yang kerap disapa Titiek Soeharto itu saat meninjau langsung kebun cokelat di kawasan Tabanan, Bali, Jumat (18/07/2025).

    Menurutnya, salah satu kendala utama dalam pengembangan industri cokelat adalah minimnya keterlibatan generasi muda. Banyak petani cokelat saat ini sudah lanjut usia, sementara anak-anak muda enggan kembali ke desa untuk menggeluti dunia pertanian.

    “Ini menjadi tugas kita bersama, baik kementerian maupun Komisi IV DPR RI, bagaimana mendorong petani-petani muda agar mau terjun ke perkebunan cokelat. Harus ada pelatihan, bimtek, penyuluhan, supaya mereka tahu bahwa cokelat adalah komoditas yang sangat menjanjikan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dalam penyediaan bibit cokelat unggul. Dengan bibit berkualitas, pohon cokelat bisa mulai berproduksi dalam waktu tiga tahun dan menghasilkan buah secara terus-menerus.

    “Satu pohon bisa menghasilkan hingga dua kilogram biji kering. Harga saat ini Rp150 ribu per kilogram. Artinya, satu hektar kebun bisa menghasilkan hingga Rp300 juta per tahun. Tapi sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum tahu potensi sebesar ini,” ungkapnya.

    Titiek Soeharto juga menambahkan, bahwa menanam cokelat sebenarnya tidak terlalu sulit, bahkan bisa dilakukan secara organik menggunakan sisa-sisa daun dari kebun.

    “Kita perlu effort bersama untuk memasyarakatkan kembali penanaman cokelat. Teman-teman media juga punya peran penting untuk ikut mengangkat potensi ini,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

    “Kita tidak hanya datang melihat, tapi mendorong solusi nyata. Kami di Komisi IV akan terus menyuarakan kebutuhan petani, termasuk memastikan anggaran dan regulasi memihak pada sektor ini,” pungkasnya.

    Menutup kunjungan, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melihat cokelat sebagai peluang masa depan. Ia juga mendorong media dan komunitas lokal untuk lebih aktif menyuarakan potensi dan kisah sukses di balik kebun-kebun cokelat Indonesia. 

    Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Komisi IV DPR RI dalam mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan sebagai pilar penting ekonomi nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan regenerasi dan peningkatan kesejahteraan petani.

    Komisi IV DPR RI, yang membidangi sektor pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan strategis demi memperkuat sektor perkebunan. Selain penguatan dari sisi hulu seperti penyediaan bibit unggul dan SDM, Komisi IV juga berfokus pada akses hilir seperti pemasaran, sertifikasi, hingga ekspor.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Komisi VII DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Penutupan Selat Hormuz

    2 Maret 2026

    Sarifah Ainun: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran

    2 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Komisi VII DPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Penutupan Selat Hormuz

    2 Maret 20260

    Sarifah Ainun: Waspada Eskalasi Konflik Israel-AS dan Iran

    2 Maret 20260

    Puan Maharani: Try Sutrisno Sosok Hangat dan Teladan bagi Bangsa

    2 Maret 20260

    Geopolitik Tidak Stabil, Keselamatan dan Perlindungan WNI Harus Jadi Prioritas Utama

    1 Maret 20260

    Komisi VIII Minta Pemerintah Mitigasi Jemaah Umrah di Negara Transit Imbas Konflik Timur Tengah

    1 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?