Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Diskon Tiket Pesawat Seharusnya Disiapkan Pemerintah Lebih Awal
    DPR

    Diskon Tiket Pesawat Seharusnya Disiapkan Pemerintah Lebih Awal

    redaksiBy redaksi18 Maret 202513 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi V DPR RI Yanuar Arif Wibowo mengungkapkan keprihatinannya terkait kebijakan diskon tiket pesawat menjelang mudik Lebaran yang dinilai tidak sepenuhnya menguntungkan masyarakat. Menurutnya, masyarakat sudah tradisi mempersiapkan perjalanan mudik jauh-jauh hari dengan membeli tiket pesawat, kereta, hingga tiket jalan tol.

    Seharusnya, mitigasi kebijakan diskon tarif pesawat mudik dilakukan oleh Pemerintah jauh-jauh hari agar masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Demikian disampaikan Yanuar Arif Wibowo saat hadir sebagai Narasumber Dialektika Demokrasi yang digelar di Ruang PPIP, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

    “Kebiasaan masyarakat kita prepare untuk mudik lebaran itu udah jauh-jauh hari baik tiket kereta, tiket pesawat, sehingga banyak juga masyarakat yang sudah membeli tiket tapi tidak mendapat fasilitas (diskon),” ungkap Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) tesebut menyesalkan.

    Ia menyayangkan bahwa seringkali Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum melakukan mitigasi kegiatan mudik nasional terlalu mepet, sehingga menambah kebingungan bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan perjalanan.

    Selain itu, Yanuar saat wawancara usai acara menegaskan Komisi V DPR akan memanggil para pihak maskapai untuk mengkonfirmasi diskon tiket penerbangan Lebaran 2025. Mengingat, Menteri Keuangan Sri Mulyani belum lama ini telah mengungkapkan Pemerintah telah menyiapkan subsidi diskon tiket hingga mencapai sebesar Rp 286 miliar. 

    “Kita agak terheran, belum dikonfirmasi, kita akan dalami itu rilis Menteri keuangan. Itu menyiapkan Rp 286 miliar untuk subsidi diskon tiket untuk diskon tiket Lebaran,” tandas Yanuar lantaran ia merasa aneh jika masih adanya harga tiket Lebaran 2025 yang harganya sama saja dan tidak terlihat adanya diskon yang pasti dari tiap maskapai.

    Padahal, Pemerintah sudah memberikan subsidi tiket pesawat. “Kalau pemerintah menyiapkan Rp286 miliar diskon untuk tiket Lebaran tapi kemudian harga tiket lebaran sama dengan sebelumnya. Siapa yang diuntungkan, siapa yang dibutuhkan? jangan-jangan kalau kita dalami ini terjadi korupsi lagi di situ,” tandas Yanuar.

    Lebih lanjut, Yanuar menekankan tiap maskapai penerbangan harus mau memberikan transparansinya terkait pemberian tiket pesawat. Kalau bisa, ditampilkan rincian harga tiket pesawat sebelum masa mudik Lebaran 2025 dengan hari-hari normal. 

    “Sebenarnya berapa sih harganya mereka ini, yang kemarin kita minta ke Menteri Perhubungan gitu ya. Berapa sebenarnya harga tiket itu? publish dong sehingga orang bisa menghitung diskonnya itu dari mana,” pungkas Yanuar menutup wawancara.

    Turut hadir dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema “Kebijakan Diskon Lebaran: Sinergi antara Pemerintah, Maskapai dan Pengelola Jalan Tol” tersebut secara daring dan luring diantaranya Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak, Pengamat Prof. Didik J. Rachbin, Praktisi Media Eko Cahyono dan Moderator Anggota Koordinatoriat Wartawan Parlemen Akmal Tri Jaya FM.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260

    Amelia Anggraini: Harus Antisipasi Dampak Geopolitik Penutupan Selat Hormuz

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?