Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Arif Riyanto Uopdana Soroti Tingginya Harga Avtur di Papua
    DPR

    Arif Riyanto Uopdana Soroti Tingginya Harga Avtur di Papua

    redaksiBy redaksi16 Maret 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi XII DPR RI bersama Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Migas, BPH Migas, dan Pertamina melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar Minyak (BBM) menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025. Selain memastikan kelancaran distribusi BBM, dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI, Arif Riyanto Uopdana juga menyoroti permasalahan harga Avtur di Papua yang dinilai terlalu tinggi dan membebani penerbangan perintis di wilayah tersebut.

    Arif menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi harga Avtur di Papua yang berdampak pada tingginya biaya penerbangan. “Harga Avtur yang tinggi membuat biaya carter dan tiket pesawat perintis menjadi sangat mahal. Ini tentu menjadi kendala besar bagi masyarakat di Papua, terutama di wilayah pegunungan, yang masih mengandalkan pesawat sebagai satu-satunya moda transportasi,” ujarnya saat ditemui medpolindo.com seusai kunjungan kerja spesifik di Denpasar,Bali, Rabu (12/03/2025).

    Ia menambahkan bahwa harga Avtur yang terus meningkat berpotensi memperburuk aksesibilitas masyarakat di daerah terpencil. “Masyarakat di Papua Pegunungan tidak punya alternatif transportasi lain selain pesawat. Jika harga Avtur terus naik tanpa ada skema yang jelas untuk mengendalikannya, maka biaya perjalanan akan semakin tidak terjangkau bagi mereka,” tegasnya.

    Legislator Dapil Papua Pegunungan itu pun meminta pemerintah bersama Pertamina untuk mencari solusi agar harga Avtur dapat lebih terkendali. “Kami berharap pemerintah bersama Pertamina dapat mencarikan skema terbaik agar harga Avtur tidak terus mengalami kenaikan. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal keadilan akses transportasi bagi saudara-saudara kita di Papua,” tutupnya.

    Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan BBM di Bali menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga menjadi momen bagi pemerintah dan Pertamina untuk meninjau kebijakan harga energi yang berpengaruh pada konektivitas dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 2026

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fikri Faqih Ingatkan Naturalisasi Tak Boleh Hambat Pembinaan Pemain Lokal

    22 Juni 20260

    Lestari Moerdijat: Karimunjawa Warisan Alam yang Harus Dijaga Bersama

    22 Juni 20260

    bdullah: Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Dikenakan Pasal Berlapis

    22 Juni 20260

    Jangan Hanya Geledah Kantor, KPK Harus Periksa Seluruh Pejabat Imigrasi Ngurah Rai Bali

    21 Juni 20260

    Ateng Sutisna Desak Perlu Perkuat Pembinaan Demi Warga Binaan Siap Kembali ke Masyarakat

    21 Juni 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?