Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Soroti Pendapatan Jasa Perbankan 3,4 T, Misbakhun: Semua Bisa Belajar pada LMAN
    DPR

    Soroti Pendapatan Jasa Perbankan 3,4 T, Misbakhun: Semua Bisa Belajar pada LMAN

    redaksiBy redaksi18 Februari 202523 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mempertanyakan pendapatan jasa perbankan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada 2024 yang mencapai Rp 3,4 triliun. Pasalnya kata Misbakhun, pendapatan jasa perbankan LMAN ini meningkatkan tinggi dari target yang hanya Rp 1,1 triliun.

    “Pak saya mau tanya pak, ini pendapatan jasa perbankan itu beternak uang dari mana pak? Kok bisa naik 291%?” katanya dalam RDP Komisi XI DPR RI kepada Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2025).

    Misbakhun bertanya lagi terkait dalam bentuk apa dana tersebut bisa meningkat secara drastis. Ia menyampaikan jika seseorang melihat kenaikan drastis dana tersebut, maka semua orang akan belajar kepada LMAN agar dana yang ada bisa meningkat.

    “Seperti apa pak? Karena saya nggak tau bapak menginvestasikan apa, selisih apa sehingga dapat uang begitu banyak? Karena kan kita harus tau pokoknya berapa. Saya khawatirnya begini pak. Orang kalo melihat target Rp 1,1 triliun dan dapatnya Rp 1,3 triliun. Ini semua orang belajar ke bapak. Menjadikan ini belajar ke mana lagi kalau tidak ke Pak Basuki Purwadi,” katanya.

    Direktur Utama LMAN, Basuki Purwadi menjelaskan, kenaikan drastis ini dikarenakan adanya saldo dana yang besar di LMAN dan sumber dana dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ditempatkan di bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Dari penyimpanan tersebut mendapatkan suku bunga yang tinggi.

    “Jadi kita ini menggunakan bank-bank Himbara Pak, jadi hanya Bank Himbara, karena ini uang dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pak, dan alhamdulillah tahun lalu kita mendapatkan bunga yang cukup tinggi,” katanya.

    Basuki pun memaparkan bahwa pihaknya mempunyai saldo yang disimpan di bank Rp 17 triliun dan ada dana PSN yang diberikan kepada LMAN yang belum disalurkan. Dari dana PSN yang belum tersalurkan tersebut dan kemudian disimpan di bank Himbara.

    “Jadi kenapa menghasilkan Rp 3 sekian triliun dari jasa perbankan, (karena) total kelolaan kita 55 aset, tapi itu kebanyakan adalah alokasi dana PSN yang belum tersalurkan. Jadi ini bisa dipahami Kalau kita lihat saldonya tinggi di mana saldo tahun 2024 dengan asumsi tingkat suku bunga nanti juga masih tinggi insya Allah akan lebih tinggi lagi,” tambahnya.

    Sementara itu, Basuki menyampaikan, LMAN mengumpulkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 4,48 triliun pada 2024. Capaian PNPB ini meningkat 225,64% dari target Rp 1,9 triliun.

    “Alhamdulillah di tahun 2024, capaian pnbp kita adalah yang tertinggi selama LMAN berdiri, yaitu Rp 4,48 triliun,” katanya.

    Basuki menyampaikan realiasi PNBP tersebut didapatkan dari pendapatan pengelolaan BMN sebesar Rp 1,049 triliun, pengelolaan jasa advisory Rp 2,2 miliar, pendapatan jasa perbankan Rp 3,4 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp 2 miliar.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?