Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Pembuatan Sumur Bor, Langkah Konkret Atasi Kekurangan Air Sektor Pertanian
    DPR

    Pembuatan Sumur Bor, Langkah Konkret Atasi Kekurangan Air Sektor Pertanian

    redaksiBy redaksi16 Februari 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah kekurangan air di sektor pertanian, terutama di daerah dengan curah hujan rendah. Salah satu solusi yang ia ajukan adalah pembuatan sumur bor.

    Usman Husin menekankan bahwa ketersediaan air merupakan faktor kunci dalam pertanian. Tanpa air yang cukup, petani tidak dapat mengairi sawah mereka, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan produksi pertanian. Ia menilai bahwa pembuatan sumur bor dapat menjadi solusi efektif untuk membantu petani mengatasi masalah ini.

    “Masih banyak kawasan yang memiliki curah hujan yang pendek sehingga lahan pertanian tidak mampu teririgasi dengan baik sehingga produksi pangan pun tidak maksimal,” kata Usman Husin dalam keterangan yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Minggu (16/2/2025).

    Ia mencontohkan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai daerah yang memiliki masalah kekurangan air yang serius. Menurutnya, hampir 70 persen penduduk NTT berprofesi sebagai petani, namun produktivitas pertanian mereka belum optimal karena masalah irigasi.

    “Sumber utama pertanian itu kan air, pupuk, bibit dan alat pertanian. Tapi yang paling utama itu air. Kalau tidak ada air, orang mau bertani pakai apa?!” tegas Politisi Fraksi PKB ini.

    Usman Husin mengusulkan agar pembuatan sumur bor ini didanai oleh pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan yang cermat untuk menentukan titik-titik yang memiliki sumber air yang memadai. Selain itu, ia juga menyarankan penggunaan pompa air berkapasitas tinggi untuk memastikan distribusi air yang efisien ke lahan pertanian.

    “Jika pembangunan sumur bor ini dilakukan secara cepat dan tepat, para petani masih tetap dapat bertani walaupun musim kemarau tiba,” harapnya.

    Usman Husin berharap bahwa dengan pembuatan sumur bor yang masif, produksi pertanian dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PT TASPEN, THR Pensiun 2026 Pecah Rekor

    6 Maret 20260

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?