Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Nasib Pensiunan Pupuk Kaltim dan Jiwasraya Memprihatinkan
    DPR

    Nasib Pensiunan Pupuk Kaltim dan Jiwasraya Memprihatinkan

    redaksiBy redaksi5 Februari 202512 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyoroti nasib para pensiunan Jiwasraya dan Pengurus Pusat Perkumpulan Pensiunan Pupuk Kaltim (PP-PKT) yang terdampak permasalahan Dana Pensiun Jiwasraya. Menurutnya, kondisi mereka cukup memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius dari Komisi VI DPR RI.

    “Ini sesuatu yang harus kita perjuangkan karena menyangkut hajat hidup tidak kurang dari 2.700 pensiunan Jiwasraya dan 1.460 pensiunan Pupuk Kaltim,” ujar Nurdin Halid usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Pensiunan Jiwasraya dan PP-PKT di Jakarta, Senin (3/2/2025).

    Ia menjelaskan bahwa permasalahan Jiwasraya telah ditangani melalui surat Menteri BUMN yang menginstruksikan penyelesaian kepada 83 BUMN yang terdampak. Namun, dari jumlah tersebut, hanya Pupuk Kaltim dan para pensiunan Jiwasraya yang masih menghadapi kendala.

    “Dari 83 BUMN itu, 82 tidak mengalami masalah. Hanya Pupuk Kaltim dan pensiunan Jiwasraya yang masih terdampak. Langkah-langkah penyelesaiannya sudah ada, tinggal dipercepat saja,” jelas politisi Fraksi P-Golkar ini.

    Menurutnya, Komisi VI DPR RI akan mendorong Jiwasraya agar menindaklanjuti surat dari Menteri BUMN terkait penyelesaian permasalahan ini.

    “Mereka ini kasihan, punya keluarga, sudah mengabdi 30 tahun, dan yang mereka minta bukan uang negara, melainkan uang yang telah mereka tabung selama puluhan tahun. Jadi, yang perlu dilakukan adalah mengembalikan uang mereka,” lanjutnya.

    Nurdin juga memastikan bahwa negara akan hadir dalam penyelesaian persoalan Jiwasraya ini. “Oleh karena itu, Komisi VI DPR RI akan segera menindaklanjuti dengan mengundang pihak terkait, termasuk Menteri BUMN, OJK, Pupuk Kaltim, Pupuk Indonesia, serta manajemen Jiwasraya dan IFG—sebagai pengganti Jiwasraya—untuk segera menyelesaikan masalah ini. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

    Dalam RDPU tersebut, Komisi VI DPR RI membahas dua agenda utama, yakni: Audiensi terkait permasalahan kewajiban solvabilitas Jiwasraya terhadap Dana Pensiun Pemberi Kerja Jiwasraya; Audiensi terkait permasalahan PP-PKT, yang sebagian pesertanya merupakan pemegang polis korporasi anuitas Jiwasraya yang terdampak Program Restrukturisasi Polis Asuransi Jiwasraya.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 2026

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 20262

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 20263

    Aher Apresiasi Penundaan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

    22 Maret 20263

    Masyarakat Harus Tetap Tenang Berlebaran di Tengah Ancaman Krisis Global

    20 Maret 20262

    Idulfitri 1447H Momentum Perkuat Ketangguhan Perempuan dan Ekonomi Keluarga

    20 Maret 20262
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?