Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komitmen DPR Jembatani Aspirasi Kaum Muda dan Kelompok Rentan Melalui Festival Aspirasi
    DPR

    Komitmen DPR Jembatani Aspirasi Kaum Muda dan Kelompok Rentan Melalui Festival Aspirasi

    redaksiBy redaksi29 Desember 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Netty Prasetiyani Aher/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Indonesia Opinion Festival (IOF) 2024 tidak hanya menjadi wadah diskusi publik, tetapi juga bukti komitmen DPR RI dalam memperkuat keterwakilan berbagai kelompok masyarakat, termasuk kaum muda dan penyandang disabilitas. Festival ini digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Minggu (29/12/2024).

    Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Netty Prasetiyani, menegaskan bahwa keterbukaan DPR terhadap aspirasi publik harus mencakup semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ia menyoroti pentingnya menjembatani suara kaum muda sebagai tulang punggung bangsa dan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, dalam proses penyusunan kebijakan.

    “Kami ingin memastikan bahwa semua masyarakat, termasuk teman-teman disabilitas, memiliki akses yang sama untuk menyampaikan gagasan dan kebutuhan mereka. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat demokrasi yang lebih inklusif,” ujar Netty saat wawancara dengan medpolindo.com.

    IOF 2024 pun dirancang ramah terhadap penyandang disabilitas dengan menyediakan fasilitas juru bahasa isyarat selama sesi diskusi berlangsung. Netty mengapresiasi partisipasi aktif kelompok disabilitas dalam festival ini dan menegaskan bahwa aspirasi mereka akan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan di DPR RI.

    “Meskipun sudah ada Undang-Undang Disabilitas, kita akui masih banyak tantangan dalam implementasinya. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan membantu kami memperbaiki dan merevisi kebijakan yang lebih berpihak pada penyandang disabilitas,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Netty menilai partisipasi kaum muda juga krusial dalam mendorong inovasi dan mempercepat kemajuan bangsa. Dengan jumlah generasi muda yang mencapai hampir 23% dari populasi, mereka diharapkan aktif berkontribusi dalam merumuskan solusi atas tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di masa depan.

    “Saya yakin forum ini bisa menjadi langkah konkret untuk mempersempit kesenjangan antara pemuda dengan isu-isu politik dan kebijakan yang sedang dibahas di DPR RI. Generasi muda memiliki energi dan ide segar yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” jelasnya.

    Netty juga menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan bagian dari tradisi baru di DPR RI yang bertujuan memperkuat budaya dialog. BAM DPR RI akan terus membuka pintu bagi seluruh segmen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung, tanpa harus menunggu isu menjadi viral terlebih dahulu.

    “Melalui Badan Aspirasi Masyarakat, kami akan memastikan suara rakyat diterima, diolah, dan diwujudkan dalam kebijakan yang efektif dan berpihak kepada rakyat. Ini adalah komitmen yang akan terus kami pegang,” tutupnya.

    DPR RI Indonesia IOF
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?