Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Ijeck: Kemen-PU dan Kemenhub Sudah Cukup Matang Persiapkan Nataru di Kalbar
    DPR

    Ijeck: Kemen-PU dan Kemenhub Sudah Cukup Matang Persiapkan Nataru di Kalbar

    redaksiBy redaksi7 Desember 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, melakukan kunjungan kerja reses ke Kalimantan Barat untuk meninjau persiapan infrastruktur transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kunjungan ini mencakup peninjauan jalur transportasi darat, pelabuhan, dan bandara guna memastikan kesiapan layanan bagi masyarakat selama periode liburan.

    Ia menyampaikan bahwa persiapan yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sudah cukup matang. Di pelabuhan, menurutnya, layanan peti kemas dan jalur transportasi menunjukkan perbaikan signifikan. Sementara itu, persiapan di bandara juga dianggap telah sesuai dengan standar kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.

    “Kami melihat perubahan layanan di pelabuhan dan jalur transportasinya semakin baik. Begitu pula di bandara, persiapan Nataru telah matang. Harapannya, penyempurnaan terus dilakukan dari tahun ke tahun,” ujar Musa kepada medpolindo.com setelah melakukan pertemuan di Qubu Resort, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/12/2024).

    Di sisi lain, pria yang lebih dikenal dengan sapaan “Ijeck” ini juga menyoroti permasalahan jalan di Kalimantan Barat yang sering tergenang air saat curah hujan tinggi. Ia mendorong Kementerian PU untuk melakukan perbaikan jangka panjang agar masalah serupa tidak berulang.

    “Kami harap perbaikan infrastruktur tidak hanya untuk penyelesaian sesaat, tetapi untuk jangka panjang. Anggaran yang dikeluarkan harus efektif dan tidak berulang-ulang di tempat yang sama. Kolaborasi antar kementerian juga penting untuk meningkatkan sarana dan prasarana jalan bagi masyarakat,” ungkap Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

    Ijeck juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir dan longsor. Ia meminta agar langkah mitigasi dilakukan sebelum bencana terjadi, bukan hanya merespons setelah kejadian.

    “Kita tahu cuaca ekstrem akan terus terjadi. BMKG dan Basarnas pasti mempersiapkan diri, tetapi yang penting adalah upaya pencegahan. Daerah rawan banjir dan longsor harus diberi perhatian khusus. Misalnya, membangun tembok penahan, meninggikan lahan, atau jika perlu, merelokasi pemukiman yang rentan,” tambahnya.

    Mantan Wakil Gubernur Sumut itu juga menegaskan bahwa Komisi V DPR RI akan terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak cuaca ekstrem.

    “Kami ingin penanganan dilakukan secara komprehensif. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban karena penanganan yang bersifat reaktif. Harus ada perencanaan yang matang untuk melindungi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutup Musa.

    Dengan berbagai langkah dan rekomendasi yang diberikan, diharapkan infrastruktur di Kalimantan Barat dapat mendukung mobilitas masyarakat secara optimal selama Nataru dan mengurangi dampak bencana yang kerap terjadi akibat cuaca ekstrem. 

    DPR RI Indonesia Nataru
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 2026

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    PT TASPEN, THR Pensiun 2026 Pecah Rekor

    6 Maret 20260

    Anak Penjual Nasi Goreng Dikeroyok 30 Orang, Abduh Pertanyakan Penegakan Hukum Kasus Arnendo

    5 Maret 20260

    Perkuat Hubungan Dagang, BKSAP Dorong Kebijakan Bebas Visa Indonesia dan Mongolia

    5 Maret 20260

    Komitmen Komisi III Perkuat Penegakan Hukum yang Adil dan Berorientasi Perlindungan Masyarakat

    5 Maret 20260

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

    4 Maret 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?