Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Bambang Haryadi: Pentingnya Pasokan Biji Nikel
    DPR

    Bambang Haryadi: Pentingnya Pasokan Biji Nikel

    redaksiBy redaksi4 Desember 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Dirjen Minerba Kementerian ESDM dan Direktur Utama PT Weda Bay Industrial Park. Dalam rapat tersebut, Komisi XII DPR RI menekankan pentingnya pasokan nickel ore (biji nikel) untuk mendukung kelangsungan operasional dan pengembangan industri smelter di kawasan Halmahera Tengah, Maluku Utara.


    “Pasokan biji nikel yang stabil dan berkualitas tinggi sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran proses produksi,” ujar Bambang dalam rapat yang digelar di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024).


    Bambang juga menyoroti tantangan dalam memastikan pasokan nikel yang sebagian besar berasal dari tambang di sekitar Weda dan Halmahera. Berdasarkan informasi dari PT Weda Bay Industrial Park, saat ini pasokan nikel masih sangat kurang meskipun ada tambahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebesar 16 juta ton.


    “Hal ini menjadi perhatian kami, terutama untuk memastikan bahwa pasokan biji nikel yang digunakan adalah legal, bukan ilegal,” tegas Politisi Fraksi P-Gerindra itu.


    Komisi XII DPR RI juga menyatakan akan terus memantau dan mengevaluasi pengelolaan sumber daya alam serta kebijakan pemerintah yang berdampak pada izin pertambangan. “Kami berharap dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan proyek ini,” tambah Bambang.

    Rapat ini mencerminkan komitmen Komisi XII DPR RI dalam menjalankan tugas konstitusionalnya untuk mengawasi pengelolaan sumber daya alam. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa industri pertambangan di Indonesia beroperasi secara legal dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan. 

    DPR RI ESDM Indonesia RDPU
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260

    BPN Krisis SDM, Sertifikasi Tanah Tak Akan Selesai Tanpa Keterlibatan Pemda!

    17 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?