Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Amelia Anggraini: Penjajahan Israel, Akar Masalah Konflik Palestina
    DPR

    Amelia Anggraini: Penjajahan Israel, Akar Masalah Konflik Palestina

    redaksiBy redaksi30 November 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota BKSAP DPR RI, Amelia Anggraini/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Amelia Anggraini, mengatakan akar masalah konflik di Palestina adalah penjajahan oleh Israel. Indonesia bersikap menolak eksistensi Israel dan mendukung penuh kemerdekaan Palestina.

    “Akar masalah konflik Palestina sangatlah terang benderang, yaitu penjajahan. Penjajahan Israel atas tanah Palestina,” tegas Amelia dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘Solidaritas Kemanusiaan untuk Mendukung Perjuangan Palestina: Peluang dan Tantangan’, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/11/2024).

    Legislator Fraksi Partai NasDem itu menekankan, berdasarkan fakta sejarah, Israel dibantu negara-negara adidaya seperti Inggris dan Amerika Serikat menjarah tanah Palestina. “Maka dalam konteks ini, sikap Indonesia tentu saja menolak eksistensi Israel,” tandas Amelia.

    Penjajahan Israel atas Palestina tidak sejalan dengan semangat konstitusi Indonesia yang mendukung kemerdekaan bangsa-bangsa dan penghapusan penjajahan di dunia.

    “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” tegasnya.

    Lebih lanjut Amelia mengatakan, diperlukan langkah lebih masif untuk menghentikan aksi kekerasan di Gaza. Upaya-upaya yang selama ini dilakukan belum cukup untuk menghentikan genosida yang terjadi.

    “Fakta bahwa telah terjadi pembantaian atau genosida di Jalur Gaza. Tetapi dunia tidak mampu menghentikan kekejaman yang masih berlangsung sampai dengan hari ini,” ujarnya.

    Upaya perdamaian Palestina dan Israel sudah ditempuh dengan berbagai perjanjian dan kesepakatan, seperti Perjanjian Camp David 1978, KTT Madrid 1991, Kesepakatan Oslo 1993-1995, KTT Annapolis 2007, dan Deal of The Century 2020.

    “Namun konflik tidak juga mereda, rangkaian kekerasan dan korban tewas puluhan ribu warga Palestina yang tidak berdaya sungguh mengerikan. Apalagi kebanyakan dari pada korban adalah masyarakat sipil yang paling banyak adalah anak-anak dan perempuan,” pungkasnya.

    Amelia Anggraini DPR RI FGD Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 2026

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Momentum Lebaran, Lamhot Sinaga Dorong Ekonomi Daerah Melalui Wisata Domestik

    23 Maret 20262

    Banyak Warga Main Hakim Sendiri, Komisi III: Aparat Cepat Tanggap Dong!

    23 Maret 20263

    Aher Apresiasi Penundaan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

    22 Maret 20263

    Masyarakat Harus Tetap Tenang Berlebaran di Tengah Ancaman Krisis Global

    20 Maret 20262

    Idulfitri 1447H Momentum Perkuat Ketangguhan Perempuan dan Ekonomi Keluarga

    20 Maret 20262
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?