Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi IV: Bulog dan Bapanas Pastikan Tidak Ada Penyaluran Bantuan Pangan Jelang Pilkada
    DPR

    Komisi IV: Bulog dan Bapanas Pastikan Tidak Ada Penyaluran Bantuan Pangan Jelang Pilkada

    redaksiBy redaksi22 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Tim Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Gudang Bulog, Ngabean, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, hadir beberapa perwakilan dari mitra Komisi IV, yaitu Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menegaskan berdasarkan hasil paparan dalam pertemuan, Bulog dan Bapanas berkomitmen untuk tidak melakukan distribusi bantuan pangan selama November 2024, khususnya menjelang Pilkada serentak di 27 November 2024 mendatang.

    Ia mendorong agar distribusi bantuan pangan itu dilakukan pada Desember 2024 mendatang. “Dari paparan kita juga melihat bahwa Bulog dan Badan Pangan tidak akan mendistribusikan bantuan pangan dari pemerintah untuk masyarakat di bulan November,” jelas Alex kepada medpolindo.com, usai pertemuan di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (21/11/2024).

    Ia menekankan persoalan ini sebab Komisi IV berkomitmen untuk mewaspadai bahwa semua bantuan itu bisa saja diselewengkan oleh pihak tertentu dalam rangka mempengaruhi proses Pilkada dalam melahirkan pilihan yang Jurdil dan Luber. “Maka karena itu, Pilkada sudah ditetapkan 27 November itu sekitar 3 hari adalah 1 Desember. Setelah itu silakan didistribusikan,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

    Selain soal penyaluran bantuan pangan, Komisi IV juga meninjau gudang Bulog dalam rangka memantau ketersediaan dan kecukupan cadangan beras. Termasuk juga mendiskusikan bagaimana Bulog harus menyerap gabah atau hasil panen dari para petani. Sebab, diperkirakan nanti musim panen akan berlangsung di bulan Januari atau Februari di mana saat itu juga dalam kondisi musim hujan.

    “Sehingga salah satu hasil diskusi bahwa pemerintah dalam hal ini Bulog harus menyiapkan pengering agar para petani bisa menjual harga gabahnya dengan pantas dan tinggi,” pungkasnya.

    bulog DPR RI Indonesia kkp
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 2026

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Setjen DPR Targetkan Nilai Reformasi Birokrasi 88,00 di 2027

    26 Februari 20260

    HNW Ingatkan Perjanjian Dagang RI–AS Berpotensi Rugikan Industri Halal Nasional

    26 Februari 20260

    Soedeson Tandra Minta APH Bedah Kejanggalan Bukti Medis Kasus Kematian di Lombok

    26 Februari 20260

    Pemulihan Pascabencana Banjir Sumut Harus Didukung Data Valid

    25 Februari 20260

    Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

    25 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?