Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi VII Tinjau PT KIM Guna Melihat Potensi Indonesia Bersaing dengan Negara Lain
    DPR

    Komisi VII Tinjau PT KIM Guna Melihat Potensi Indonesia Bersaing dengan Negara Lain

    redaksiBy redaksi16 November 202432 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Komisi VII DPR RI merupakan salah satu alat kelengkapan DPR RI yang membidangi Perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan Sarana Publikasi. Oleh karena itu. komisi VII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik RI ke PT. Kawasan Industri Medan (KIM) dalam rangka melakukan pengawasan dan peninjauan sekaligus membahas perkembangan yang ada di PT KIM.

    “Persaingan dalam industri terbukti dengan banyaknya barang asing yang diperdagangkan di Indonesia, seperti pakaian, kosmetik, obat-obatan dan lainnya. Maka kedatangan Komisi VII DPR RI ke KIM guna melihat bagaimana pengembangan industri agar dapat berkompetisi dengan negara lain,” kata Saleh Partaonan Daulay kepada medpolindo.com usai pertemuan dan peninjauan PT KIM di Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2024).

    Saleh menerangkan terdapat sekitar 600 perusahaan yang ada Kawasan Industri Medan, tetapi banyak produk asing yang masuk ke negara Indonesia. Ia menyakini potensi Indonesia sangat besar untuk bersaing dengan lainnya.

    Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Kawasan Industri Medan, Daly Mulyana mengatakan, kedatangan Komisi VII DPR RI memberikan masukan untuk kemajuan Kawasan Industri Medan ke depan dan tentunya dalam kegiatan kunjungan ini sangat positif.

    Di sisi lain, pihaknya juga telah menyampaikan kepada DPR RI beberapa hal yang masih perlu diperbaiki, di antaranya masih ada titik banjir, pasokan air bersih dan gas untuk industri di KIM ini. “Sebenarnya dukungan sudah berjalan, hanya tinggal ditingkatkan lagi dari sisi penambahan pasokan lebih,” pungkasnya.

    DPR RI Indonesia PT. Kawasan Industri Medan (KIM)
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260

    Ada Kelurahan di Jakarta Tanpa SMP-SMA Negeri, Kurniasih Minta PPDB Zonasi Dikaji Ulang

    3 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?