Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi VII Harap Kawasan Industri Medan Datangkan Investor Baru Perluas Lapangan Pekerjaan
    DPR

    Komisi VII Harap Kawasan Industri Medan Datangkan Investor Baru Perluas Lapangan Pekerjaan

    redaksiBy redaksi15 November 202452 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Tim Komisi VII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Kawasan Industri Medan (KIM) yang mengelola 600 perusahaan dan mempekerjakan lebih dari 55 ribu tenaga kerja di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong agar PT KIM harus tetap eksis dengan mendatangkan investor baru, sehingga berdampak pada penambahan lapangan pekerjaan. 

    “Tantangan kita sekarang berkompetisi dengan negara lain dalam pengembangan industri yang cukup tinggi dan besar. Terbukti dengan banyaknya barang asing yang diperdagangkan di Indonesia, mulai dari pakaian, makanan, kosmstik, obat obatan dan lainnya banyak datang dari luar negeri padahal  potensi di Indonesia banyak, seperti kawasan industri yang ada di medan, 600 perusahaan ada di sini,” kata Saleh kepada medpolindo.com di Medan, Sumatera Utara, Kamis (14/11/2024). 

    Legislator dari Fraksi PAN ini menjelaskan, Indonesia merupakan negara ke mempat dunia dengan jumlah penduduk terbesar yang kebutuhannya sangat besar. Mulai dari anak baru lahir sampai orang tua sudah punya kebutuhan. Sehingga, ia menegaskan jangan sampai besarnya kebutuhan pokok tersebut malah disuplai dari negara lain. 

    “Bila Industri dikembangkan terus dan mengikuti pola yang sama yang ada di Medan dan provinsi lain maka kebutuhan nasional bisa tercukupi. Kita harus antisipasi jangan sampai penjajahan ekonomi terjadi,” tegasnya. 

    Ia menambahkan, bila ada kekurangan di kawasan industri, maka PT KIM harus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada tenant yang ada agar dapat terus berkembang lagi. “Kami minta supaya terus meningkatkan kualitas pelayanan penyewa yang ada, apa pun kekurangan yang ada di kawasan ini, harus diperbaiki seperti kekurangan air, banjir harus diselesaikan, termasuk gas untuk industri,” pungkasnya. 

    DPR RI Indonesia Saleh Partaonan Daulay
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Tiap Tahun Bahas Anggaran, Pusat Diberikan Porsi Besar: Harusnya Daerah Lebih Berdaya!

    31 Juli 2026

    Abdul Fikri: Putusan MK Perkuat Konstitusi, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Pendidikan

    31 Juli 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Tiap Tahun Bahas Anggaran, Pusat Diberikan Porsi Besar: Harusnya Daerah Lebih Berdaya!

    31 Juli 20260

    Abdul Fikri: Putusan MK Perkuat Konstitusi, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Pendidikan

    31 Juli 20260

    Putusan MK Jadi Momentum Kembalikan Anggaran Pendidikan untuk Peningkatan Kualitas SDM

    30 Juli 20260

    Banyak Spekulasi Liar Berkembang, Usut Tuntas Kematian Karumga Eks Jampidsus!

    30 Juli 20260

    Lestari Moerdijat: TPPO Pengkhianatan terhadap Konstitusi dan Kemanusiaan

    30 Juli 20261
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?