Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda ยป Komisi II Dorong Inovasi Ramah Gen Z dan Milenial untuk Gaet Pemilih Pemula
    DPR

    Komisi II Dorong Inovasi Ramah Gen Z dan Milenial untuk Gaet Pemilih Pemula

    redaksiBy redaksi14 November 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mendorong inovasi yang dapat meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pemula dalam Pilkada serentak 2024. Pemilih pemula pada Pilkada 2024 kali ini sebagian besar merupakan generasi Z.

    Lebih lanjut, legislator dari PDI-Perjuangan itu mendorong KPUD di seluruh daerah untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Dia menyampaikan bahwa banyak anak muda dari generasi Z yang tertarik dengan politik untuk aktualisasi diri.

    “Pemilih pemula dari generasi Z dan milenial ini mencapai hampir 53 persen. Kesadaran mereka untuk memilih tentu berbeda dengan generasi saya,” ujarnya setelah Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI ke Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (13/11/2024).

    Seperti diketahui, generasi Z dan milenial hidup di era teknologi yang sangat berkembang, dengan berbagai jenis media sosial yang muncul di zaman ini. Kemajuan teknologi ini memungkinkan mereka mengakses informasi dengan mudah.

    Oleh karena itu, Aria Bima mendukung penciptaan inovasi yang dapat menarik minat pemilih pemula. Penyelenggara pemilu, menurutnya, dapat mengeksplorasi ruang-ruang aktif yang dimiliki generasi Z dan milenial, seperti media sosial.

    “Maka, cara untuk mendorong minat pilih mereka tentu berbeda. Misalnya, kita bisa mengadakan festival atau panggung hiburan sambil mengajak mereka untuk mencoblos. Bisa juga dengan membuat gerakan ‘pamer foto’ saat di TPS, menunjukkan jari yang sudah berlumur tinta sebagai bukti sudah mencoblos,” kata dia.

    DPR RI Indonesia
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260

    Ada Kelurahan di Jakarta Tanpa SMP-SMA Negeri, Kurniasih Minta PPDB Zonasi Dikaji Ulang

    3 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?