Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Muslim Ayub Tekankan Pengawasan Cegah Peredaran Narkoba di Lapas
    DPR

    Muslim Ayub Tekankan Pengawasan Cegah Peredaran Narkoba di Lapas

    redaksiBy redaksi8 November 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Ayub/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Baru-baru ini, terungkapnya kasus peredaran narkoba yang melibatkan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung. Hal itu lantas memicu kecemasan mengenai lemahnya pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan.

    Berdasarkan informasi yang didapat dari kepolisian, dua narapidana yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba ini berhasil ditangkap dalam pengembangan penyelidikan yang dilakukan di Lapas Sukamiskin.

    Pembuktian yang didapatkan di lapangan menunjukkan adanya keterlibatan beberapa oknum yang dengan sengaja memanfaatkan ruang lingkup Lapas untuk menjalankan bisnis haram ini.

    Menanggapi hal ini, Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Ayub, memberikan tanggapan serius terhadap temuan tersebut. Menurutnya, meskipun peredaran narkoba di Lapas memang menjadi masalah yang serius, hal ini tidak bisa diselesaikan secara instan.

    “Memang kalau kita lihat, menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan keamanan di Lapas, termasuk masih adanya narapidana yang melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan harapan kita, seperti peredaran narkoba, itu memang masih ada,” ujar Muslim kepada medpolindo.com usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi XIII DPR RI ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, (6/11/2024).

    Namun, Ayub juga menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia menyebutkan bahwa pengawasan yang lebih intensif perlu diterapkan di seluruh Lapas. “Yang perlu kita tingkatkan adalah pengawasan yang sangat signifikan terhadap Lapas itu sendiri,” ujarnya.

    Selain itu, Politisi Fraksi Nasdem tersebut menambahkan, temuan adanya narapidana yang terlibat dalam peredaran narkoba tidak hanya menjadi masalah di Lapas Sukamiskin, tetapi juga di beberapa Lapas lainnya. Ayub berharap agar pengawasan yang lebih ketat dapat mencegah peredaran narkoba dan tindakan pidana lainnya di dalam Lapas. Ia juga menyarankan agar narapidana yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba dipindahkan ke tempat lain.

    “Kita berharap yang melakukan tindakan pidana ini harus dipindahkan, seperti saya katakan kemarin (misalnya) ke Nusa Kambangan, agar tidak menular kepada napi-napi yang lainnya,” tambah Ayub.

    Sementara itu, pihak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) yang mengelola Lapas di Indonesia juga diminta untuk lebih serius dalam memperbaiki sistem pengawasan dan penanganan kasus narkoba di dalam Lapas. Peredaran narkoba di dalam Lapas merupakan masalah besar yang dapat merusak tujuan pembinaan yang seharusnya dijalani oleh narapidana.

    Kasus ini kembali menegaskan pentingnya upaya terintegrasi antara pihak kepolisian, pemerintah, dan lembaga pemasyarakatan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terkontrol di dalam Lapas, serta mencegah peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

    Ditjen PAS DPR RI Lapas Sukamiskin Muslim Ayub
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 2026

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    GoTo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Lewat BPJS Hingga Bursa Kerja

    28 Januari 20264

    Petugas TNI/Polri Ditambah Dua Kali Lipat, Dini Rahmania: Harus Skema Khusus, Jangan Kurangi Kuota Petugas Haji!

    19 Januari 20260

    Dukung KLH Gugat 6 Perusahaan Pemicu Banjir Sumatra, Ateng Sutisna: Mereka Punya Utang Ekologis kepada Rakyat!

    19 Januari 20260

    Sampaikan Empati Mendalam, Mori Hanafi: Fasilitas Bandara Mewah Tak Berarti Tanpa Jaminan Keamanan Penumpang!

    18 Januari 20260

    Tuntutan Publik Era Digital ‘Luar Nalar’, Aria Bima: Kantor Pertanahan Tak Bisa Lagi Pakai Cara Konservatif!

    18 Januari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?