Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Komisi XII Siap Susun Regulasi yang Adaptif Demi Tingkatkan Produksi Minyak Indonesia
    DPR

    Komisi XII Siap Susun Regulasi yang Adaptif Demi Tingkatkan Produksi Minyak Indonesia

    redaksiBy redaksi8 November 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya dalam kunjungan kerja spesifik ke Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat./Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Produksi minyak Indonesia terus menurun beberapa tahun belakangan ini. Dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, per 19 Oktober 2024 tercatat produksi minyak sebesar 578.842 barel per hari (bph), jauh dari target tahun 2024 yakni sebesar 635 ribu bph.

    Hal ini pun menjadi perhatian Komisi XII DPR RI dalam kunjungan kerja spesifik ke Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya sampaikan bahwa salah satu sebab produksi minyak terus menurun adalah regulasi dan birokrasi yang berbelit.

    Oleh sebab itu, lewat fungsi legislasi dan pengawasan, Komisi XII, tegasnya, siap menyusun regulasi dan berkoordinasi dengan mitra-mitranya untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

    “Salah satu atau kadang-kadang yang menjadi titik macet adalah di Kementerian Lingkungan Hidup. Kita bersyukur sekarang kementerian itu mitra Komisi XII. Sehingga Komisi XII akan mendudukan ini untuk menguraikan masalahnya,” ucapnya kepada medpolindo.com, di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (08/11/2024).

    Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi XII DPR RI, Edy Soeparno mengatakan bahwa masalah lifting migas adalah masalah klasik. Ia pun turut mendorong hadirnya regulasi yang adaptif demi mendorong peningkatan produksi minyak Indonesia.

    “Kalau hari ini kita tidak melakukan eksplorasi mungkin ada masalah dalam aturan kita, permasalahan di dalam proses perizinan kita, permasalahan dalam kebijakan fiskal kita. Isu itu sebenarnya masalah yang sudah dibahas di periode lalu memang itu perlu kita tindaklanjuti,” ujar Politisi Fraksi PAN ini. 

    Bambang Patijaya DPR RI Kementerian ESDM
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Beban Bencana Jangan Ditanggung Rakyat, Prinsip Pencemar Membayar Harus Ditegakan

    20 Oktober 2026

    Pemisahan KLH dan Kehutanan Jangan Sisakan Celah Pengendalian Karhutla

    20 Oktober 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Beban Bencana Jangan Ditanggung Rakyat, Prinsip Pencemar Membayar Harus Ditegakan

    20 Oktober 20260

    Pemisahan KLH dan Kehutanan Jangan Sisakan Celah Pengendalian Karhutla

    20 Oktober 20260

    Karhutla Meluas ke 17 Provinsi, Slamet Desak Presiden Tetapkan Target Terukur

    20 Oktober 20260

    Kasus DBD Naik, Puan Dorong Peran Puskesmas dan Kader Jumantik Diperkuat

    19 Oktober 20260

    Tutik Kusuma Wardhani Ingatkan Ancaman ISPA Akibat Karhutla, Anak-anak Harus Dilindungi

    19 Oktober 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?