Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Legislator Ingatkan Pentingnya FGD Bahas Swasembada Pangan
    DPR

    Legislator Ingatkan Pentingnya FGD Bahas Swasembada Pangan

    redaksiBy redaksi5 November 202452 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi IV DPR RI Slamet dalam rapat perdana Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian di Gedung Nusantara, Senayan/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Dalam rapat perdana Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian terkait penjelasan rencana program kerja prioritas Menteri Pertanian di 2025, Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menekankan pentingnya segera diadakan Focus Group Discussion (FGD) guna membedah terkait rencana strategis Menteri Pertanian dalam merealisasikan cita-cita Presiden Prabowo Subianto swasembada pangan.

    ”Mumpung ini di masa awal pemerintahan, sekaligus juga akan mengawali anggaran di 2025, maka PKS mengusulkan agar segera ada FGD yang akan membedah Terkait dengan Renstra dari Kementerian Pertanian dalam rangka merealisasikan cita-cita Presiden menuju swasembada pangan antara kalau tidak salah 4-5 tahun, atau bahkan 3-4 tahun, mohon dikoreksi kalau salah,” kata Slamet dalam rapat perdana Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024).
     

    Menurutnya, FGD antara DPR dan Pemerintah ini penting guna pengawasan dan pembahasan yang dilakukan selama lima tahun kedepan dapat terfokus. ”Sehingga pengawasan kita tidak akan jauh keluar dari apa yang direncanakan oleh Kementerian yang akan menuju suasana berdatangan, sehingga kita akan support, kita akan dorong, mana yang kurang kita akan memasukkan itu,” sambungnya.


    Lebih lanjut, Politisi Fraksi PKS ini juga menyebutkan dengan FGD, ikhtiar hingga evaluasi yang nantinya akan dilakukan selama lima tahun mendatang akan lebih memudahkan.

     
    ”Sehingga evaluasi-evaluasi kita tidak akan keluar dari situ dalam 4-5 tahun ke depan, sehingga ikhtiar kita mudah-mudahan disukseskan untuk menuju swasembada pangan, termasuk mulai dari definisi swasembada pangan itu apa, sampai kemudian ikhtiar-ikhtiar di luar Kementerian Pertanian yang dilakukan,” pungkasnya.

    DPR RI Focus Group Discussion (FGD) Menteri Pertanian di 2025
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 2026

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Bekasi Diminta Jadi Percontohan Nasional Penegakan HAM bagi Penyandang Disabilitas Mental

    11 September 20260

    Komisi XIII Soroti Kesiapan Imigrasi Tangani WNA Terdampak Force Majeure

    11 September 20260

    Penundaan Keberangkatan Terindikasi TPPO Jangan Berhenti sebagai Tindakan Administratif

    11 September 20260

    LPS Harus Pulihkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Asuransi

    11 September 20260

    Komisi II Dorong Penerapan Stelsel Aktif dan Interoperabilitas Data dalam RUU Adminduk

    10 September 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?