Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Masuk di Komisi VIII, Dini Rahmania Fokus Dukung Ponpes dan Program Keluarga Harapan
    DPR

    Masuk di Komisi VIII, Dini Rahmania Fokus Dukung Ponpes dan Program Keluarga Harapan

    redaksiBy redaksi23 Oktober 202442 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Anggota Komisi VIII DPR Dini Rahmania/Int
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Anggota Komisi VIII DPR Dini Rahmania, mengaku ingin berperan dalam merumuskan kebijakan yang berfokus pada isu agama, sosial, perempuan, dan anak. Ia juga menegaskan, dengan mitra kerja seperti Kementerian Agama, Kementerian Sosial, serta berbagai badan nasional lainnya, siap memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya pondok pesantren dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

    “Saya bersyukur diberi kesempatan untuk bergabung di Komisi VIII. Saya berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan pondok pesantren di Probolinggo dan Pasuruan, serta meningkatkan manfaat program PKH bagi keluarga kurang mampu, terutama di pedesaan,” ujar Dini melalui keterangan tertulis yang diterima medpolindo.com di Jakarta, Rabu (23/10/2024).

    Politisi dari Dapil Jawa Timur II (Probolinggo-Pasuruan) itu mengungkapkan bahwa di Probolinggo dan Pasuruan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pasalnya, dua daerah tersebut kaya dengan lembaga pendidikan Islam hingga pondok pesantren. 

    Oleh karenanya, Dini ingin memperjuangkan dengan mendukung melalui fasilitas dan sarana pendidikan, penguatan kemandirian ekonomi pesantren hingga dukungan bagi guru dan tenaga pengajar.

    “Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program-program ini di wilayah Probolinggo dan Pasuruan”

    “Begitu juga penerima program PKH. Komisi VIII yang bermitra dengan Kementerian Sosial, saya berkomitmen untuk memastikan program itu berjalan secara efektif di wilayah Probolinggo dan Pasuruan,” terang Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

    Untuk merealisasikannya, Dini mengaku akan mengambil langkah peningkatan jumlah dan kualitas bantuan PKH, akses lebih luas ke program kewirausahaan sosial, serta perluasan cakupan dan sosialisasi PKH.

    “Dengan program tersebut, saya berharap bisa membawa perubahan nyata bagi masyarakat, terutama di sektor pendidikan agama melalui pesantren dan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima PKH. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program-program ini di wilayah Probolinggo dan Pasuruan,” pungkas Dini. 

    Anggota Komisi VIII DPR Dini Rahmania DPR RI Program Keluarga Harapan (PKH).
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 2026

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Fraksi Gerindra DPR RI Tinjau Langsung Gudang Bulog Gumilir

    6 Mei 20260

    Pendidikan Karakter Wajib, Setiap Sekolah Harus Ada Psikolog

    4 Mei 20260

    PAUD Masuk Wajib Belajar 13 Tahun, Negara Diminta Sediakan Anggaran Pendidikannya

    4 Mei 20260

    Rumah Bilik Bambu di Tengah Kota, Sarifah Perjuangkan Bedah Rumah untuk Konstituen

    4 Mei 20260

    Waka DPR Apresiasi Sanimas, Bantu Akses Sanitasi Masyarakat

    4 Mei 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?