Close Menu
MedpolindoMedpolindo
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    MedpolindoMedpolindo
    Login
    • Nasional
    • MPR
    • DPR
    • DPD
    • Daerah
    • Peristiwa
    • Polhukam
    • Dunia
    MedpolindoMedpolindo
    • DPR
    • MPR
    • DPD
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    Beranda » Keberpihakan Pemerintah Mendukung UMKM Penting Guna Penyerapan Tenaga Kerja
    DPR

    Keberpihakan Pemerintah Mendukung UMKM Penting Guna Penyerapan Tenaga Kerja

    redaksiBy redaksi22 Oktober 202422 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp
    Wakil Ketua DPR RI Koordiantor Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, dalam foto bersama usai pembukaan UMKM Fest di Nusantara II, Senayan, Jakarta/Ist
    Bagikan
    Facebook Twitter LinkedIn Copy Link

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menjadi sorotan sebagai tulang punggung perekonomian nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi global. Dalam sambutannya di acara pembukaan UMKM Fest di DPR RI, Wakil Ketua DPR RI Koordiantor Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM serta sumbangsih sektor ini terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk dalam negeri.

    “UMKM telah menjadi kebanggaan kita semua, terutama di daerah pemilihan saya, Jawa Barat II. Mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang meskipun menghadapi berbagai tantangan. Ini adalah bukti nyata bahwa sektor UMKM memainkan peran penting dalam menjaga kestabilan ekonomi lokal,” ujar Cucun di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2024).

    Lebih lanjut, Cucun menyinggung kebijakan di masa lalu yang mendeklarasikan industri tekstil sebagai “sunset industry”. Menurutnya, langkah tersebut merusak tatanan ekonomi domestik, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja. “Tekstil adalah salah satu komoditas unggulan kita sebelum China menguasai pasar dunia. Mendeklarasikannya sebagai industri yang surut adalah kesalahan besar yang hingga kini berdampak pada tingginya angka pengangguran,” tambahnya.

    Dalam pidatonya, Cucun juga menyoroti betapa pentingnya dukungan pemerintah terhadap industri kecil dan menengah. “Industri kecil dan menengah adalah penyerap tenaga kerja yang sangat besar. Kehadiran negara sangat diperlukan untuk memastikan bahwa sektor ini terus berkembang,” tegas Cucun.

    Ia memberikan contoh dari kampung halamannya, yang dahulu dikenal sebagai kampung UMKM dengan berbagai produk turunan dari industri besar, seperti aksesoris otomotif dan tekstil. “Sekarang, banyak produk-produk tersebut hilang. Padahal kebutuhan akan barang-barang tersebut masih tinggi,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

    Cucun juga menyebutkan bahwa negara-negara maju seperti Jepang memiliki UMKM yang kuat sebagai penopang ekonomi ketika terjadi guncangan global. “UMKM adalah bantalan yang melindungi ekonomi dari gejolak. Oleh karena itu, pemerintah harus serius dalam menciptakan skema-skema yang mendukung tumbuh kembangnya UMKM di Indonesia,” kata Cucun.

    Cucun Ahmad Syamsurijal DPR RI Kecil Menengah (UMKM) perekonomian nasional Usaha Mikro
    Share. Facebook Twitter Copy Link

    Berita Terkait

    Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Terdepan Harus Jadi Prioritas

    5 Februari 2026

    Ketergantungan Impor Masih Tinggi, Komisi VII Dorong Kemandirian Industri Susu Nasional

    5 Februari 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Perbatasan RI–Malaysia di Kaltara Dinilai Rawan, Umbu Kabunang: Garis Terdepan Harus Jadi Prioritas

    5 Februari 20260

    Edy Wuryanto Minta Penonaktifan PBI BPJS Jangan Putus Layanan Pasien Kronis

    5 Februari 20260

    Ketergantungan Impor Masih Tinggi, Komisi VII Dorong Kemandirian Industri Susu Nasional

    5 Februari 20260

    Kebersihan dan Keselamatan Harus Jadi Fondasi Pariwisata Nasional

    4 Februari 20260

    Komisi VIII Minta BPKH Jelaskan Tak Tercapainya Target 2025, Soroti Nilai Manfaat hingga Pengawasan Anak Usaha

    4 Februari 20260
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    © 2026 Medpolindo. Designed by Aco.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?